Page 101 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 101
SEJARAH BENCANA GEMPA DI SUMATERA 101
Berikut adalah rincian masing-masing gempa melaporkan ada 3-4 kali gelombang
di atas: ”pasang-surut” di pelabuhan. Satu laporan
menyatakan bahwa tsunami naik sampai
Gempa bumi Sumatera 1797 sepertiga bukit atau Semenanjung Apenberg
Merupakan gempa bumi pertama dari (Gunung Padang) (Gbr 2.3) yang tinggi
serangkaian gempa bumi besar yang terjadi totalnya 104 m. Artinya tinggi tsunami
pada bagian segmen Sumatera di sesar mencapai 30 meteran. Laporan itu juga
megathrust Sunda. Gempa ini memicu menyebutkan bahwa Bukit Appenberg
gelombang tsunami yang menyebabkan tersebut memecahkan gelombang tsunami.
kerusakan parah di Kota Padang. Kapal-kapal Laporan lain menyebutkan bahwa ketika
Inggris seberat 150-200 ton didorong hingga tsunami tinggi air laut mencapai sekitar 50
sejauh 1 km ke pedalaman Batang Arau. kaki di atas normal. Di Padang, gelombang
Semua laporan dari gempa dan tsunami ”pasang-surut” tsunami membuat dasar
tahun 1797 terfokus pada akibat tsunami sungai terlihat kering dan meninggalkan
di wilayah muara sungai sampai pelabuhan banyak ikan mati . Semua perahu di sungai
(Muaro Padang). Ini tidak berarti bahwa berpindah ke atas tanah kering. Ada kapal
limpasan tsunami hanya terlihat di wilayah ini. besi dari Inggris seberat 150 -200 ton yang
Walaupun dilaporkan kerusakan di Padang ditambatkan ke sebuah pohon di dekat
cukup parah tapi yang meninggal hanya dua muara sungai terbawa gelombang tsunami
orang. sampai 0.75 mil ke arah hulu dan kemudian
Guncangan: Lama guncangan yang terdampar ke daerah Pasar Burung.
terasa di Padang berlangsung satu menit. Kapal ini merusak beberapa rumah
Laporan du Puy [1845] mengindikasikan saat terhanyut. Semua rumah di tepi laut
bahwa gempa ini adalah yang terkuat dikabarkan tenggelam oleh air bah.
dalam ingatan penduduk Padang waktu Di Air Manis, di sebuah kampung kecil
itu. Namun laporan lain dari du Puy tahun di tepi pantai sebelah barat bukit Apenberg
1847 menyebutkan bahwa ada gempa yang (Gunung Padang), tinggi tsunami cukup
lebih kuat yang terjadi 40 tahun sebelumnya untuk menenggelamkan orang yang
(~1757). Banyak rumah yang ambruk. Di berusaha memanjat pohon-pohon untuk
permukaan tanah muncul banyak rekahan menghindar. Pohon-pohon ini kemungkinan
dengan bukaan 3 – 4 inci. sekitar 4-5 meter untuk dapat menahan
Tsunami: Cerita tutur yang masih beban rata-rata orang dewasa. Fakta bahwa
tersimpan dalam ingatakan masyarakat glombang tsunami bisa membawa kapal
mengatakan, beberapa orang yang berusaha besi Inggris seberat 150-200 ton artinya
memanjat pohon untuk menghindari tsunami bahwa tinggi tsunami (=”flow depth”)
di Air Manis keesokan harinya ditemukan paling tidak 5 meteran mengingat tinggi
sudah menjadi mayat di atas pohon. Seluruh pinggiran sungai sekitar 2 meter dan ”draft”
kota terendam air dan beberapa rumah bawah kapal mungkin sekitar 3 meteran.
dilaporkan hanyut terbawa gelombang. Jadi dari dua catatan kejadian ini dapat
Di Padang dilaporkan tsunaminya juga disimpulkan bahwa tinggi gelombang
menggenangi ”seluruh” kota. Orang tsunami diperkirakan sekitar 5 meteran.

