Page 114 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 114

114                                SEJARAH BENCANA GEMPA BUMI DI SUMATERA




























                                         Gambar 2.42 Pusat gempa Bengkulu tahun
                                         2007 (Sumber : Repro dari BMKG)



              mengevakuasi stafnya. Kerusakan parah terjadi   meningkat menjadi 6.234 jiwa. Pertolongan
              di kabupaten-kabupaten pesisir Sumatera   yang sangat dibutuhkan oleh korban gempa
              Barat, bagian selatan Sumatera Utara serta   terutama adalah kekurangan obat-obatan,
              Kabupaten Kerinci (Jambi). Sementara Bandar   air bersih, listrik, dan telekomunikasi, serta
              Udara Internasional Minangkabau mengalami   mengevakuasi korban lainnya.
              kerusakan pada sebagian atap bandara      Khususnya di kota Padang, kerusakan
              (sepanjang 100 meter) yang terlihat hancur   yang terjadi tidak hanya pada bangunan
              dan sebagian jaringan listrik di bandara juga   baru, tetapi juga terhadap bangunan kuno
              terputus. Sempat ditutup dengan alasan   yang memiliki nilai-nilai warisan budaya
              keamanan, bandara dibuka kembali pada   lama. Sebanyak 52 unit dari 74 unit Benda
              tanggal 1 Oktober 2009.               Cagar Budaya (BCB) di kawasan lama
                 Kerusakan rumah maupun kebakaran.   Pondok Kota Padang rusak.  Jika dinilai
              Sejumlah hotel di Padang rusak, dan upaya   dengan rupiah, maka kerusakan aset
              untuk mencapai Padang cukup susah     bersejarah itu mencapai miliaran rupiah.
              akibat terputusnya komunikasi. Korban   Untuk itu perlu suatu pengamatan di
              tewas akibat gempa terus bertambah,   lapangan untuk meneliti tingkat karakteristik
              dikhawatirkan mencapai ribuan orang.   bangunan kuno yang mengalami kerusakan
              Namun, hingga tanggal 4 Oktober 2009,   dan kehancuran itu. Umumnya bangunan
              angka resmi yang dikeluarkan Badan    kuno itu memiliki konstrusi bangunan dari
              Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)   bahan kayu dan atau estetika pada pavilion.
              adalah 603 orang korban tewas dan 343
              orang dilaporkan hilang. Pada tanggal
              13 Oktober 2009, angka korban tewas
   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119