Page 117 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 117

SEJARAH BENCANA GEMPA DI SUMATERA                                    117


                              3
                1979 contohnya,  menelan korban sekitar   instalasi  air  bersih,  jalan  dan  jembatan,
                106 orang meninggal, luka berat dan ringan   saluran drainase, perkantoran pemerintahan,
                serta banyak rumah penduduk, sarana   sekolah, pasar dan rumah sakit mengalami
                dan prasarana umum, seperti rumah sakit,   kerusakan yang tidak sedikit.
                jalan raya, sekolah, dan sarana vital lainnya      Gempa besar berikutnya yang melanda
                mengalami kerusakan, baik berat maupun   Bengkulu dan  daerah-daerah  sekitarnya
                ringan. Hal itu menimbulkan persoalan   pada tanggal 30 September 2009. Gempa
                bagi pemerintah dan masyarakat Bengkulu.   ini berpusat di Samudera Hindia pada
                Dampak yang ditimbulkan oleh gempa   jarak 57 kilometer arah Barat Daya Kota
                dahsyat itu, telah menimbulkan trauma dan   Pariaman dengan kekuatan 7,6 Skala
                kecemasan tersendiri dalam diri hampir   Richter.4 Melihat dari ciri-ciri dari gempanya,
                sebagian besar korban,  misalnya setelah   maka disimpulkan bahwa gempa tersebut
                beberapa bulan peristiwa tersebut, masih   diklasifikasikan sebagai gempa bumi
                banyaknya warga masyarakat yang takut   aktivitas subduksi menengah yang terjadi
                tinggal di dalam rumah dan memilih tinggal   pada litosfer dekat dengan bidang kontak
                dalam tenda-tenda darurat. Di samping itu,   antar lempeng Indoaustralia dan Euresia.
                trauma yang cukup membekas justru dialami   Peristiwa Gempa Bengkulu
                oleh anak-anak. Ini bisa dilihat saat terjadi      Pada 4  Juni 2000, gempa tektonik
                gempa susulan, banyak anak-anak berlarian   berkekuatan 7,3 skala richter telah
                keluar rumah sambil menangis histeris.   mengguncang Bengkulu. Gempa itu
                   Peristiwa gempa seperti yang pernah   merupakan gempa  terbesar  selama  20
                terjadi di daerah Mukomuko memporak-  tahun terakhir, yaitu sejak gempa tahun
                porandakan bangunan, aktivitas kehidupan   1979. Apalagi gempa ini diikuti beberapa
                masyarakat.  Tercatat  Mukomuko  setelah   gempa susulan. Pusat gempa terletak 4.7 LS
                gempa tahun 2000, pada tahun 2003    dan 102 BT, sekitar 100 km barat daya kota
                kembali diguncang gempa. Gempa berulang   Bengkulu dan 33 km di bawah permukaan
                pada tanggal 12 September 2007. Gempa   laut. Gempa tersebut telah mengakibatkan
                tahun 2007 dapat dikatakan merupakan   88 orang meninggal dunia, 959 terluka,
                gempa terbesar ke-3 dalam beberapa   2.207 luka ringan. Kerusakan sarana dan
                dekade terakhir yang pernah melanda   prasarana seperti instalasi air bersih, jalan
                Bengkulu. Gempa pada tahun 2007 berpusat   dan jembatan, saluran drainase, gedung
                4.7 LS dan 102 BT, sekitar 100 km barat   perkantoran pemerintah, sekolah, pasar dan
                daya kota Bengkulu dan 33 km di bawah   rumah sakit di Kabupaten Bengkulu Selatan,
                permukaan laut. Akibat gempa itu menelan   Kodya Bengkulu, Kabupaten Bengkulu
                korban sebanyak 88 orang meninggal   Utara dan Kabupaten Rejang Lebong,
                dunia, 959 terluka, 2.207 luka ringan. Begitu   mengalami kerusakan mulai dari yang
                pula dengan sarana dan prasarana seperti   ringan sampai berat. Kemudian gempa besar
                                                     berikutnya terjadi pada tahun 2003, dengan
                3   G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin (Editor),
                                                     4   Drs. Danang Wintoro Jati, Dipl. UM, MUP, Sejar-
                 Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978 – 11
                                                      ah Bencana Gempa di Sumatera Barat, (Padang :
                 Maret 1983, (Jakarta: PT. Citra Kharisma Bunda).
                                                      Laporan. 2016). hal. 13.
                 hal. 236.
   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122