Page 56 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 56

56                   KEARIFAN LOKAL DALAM MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DI SUMATERA


              akumulasi energinya dan belum selesai   akan sangat sukar untuk menyelamatkan
              memuntahkan semuanya. Gempa tahun    diri karena terperangkap diantara pantai
              2007 yang kemudian diikuti oleh gempa   dan sungai besar di belakangnya. Kondisi
              tahun 2010 merupakan bagian pelepasan   seperti ini sudah terjadi di desa, dekat
              energi dari segmen Mentawai ini (Gambar   Pelabuhan Sikakap di Pulau Pagai selatan,
              32).  Gempa   2010,  walaupun  skala  dimana ketika dilanda tsunami tahun 2010,
              magnitudonya  hanya Mw  7.7 (=7.7 SR)   sekitar 100 orang dari 200 orang penghuni
              namun membangkitkan tsunami dengan   desa sekaligus tewas.
              ketinggian mencapai 15 meter. Hal ini
              disebabkan  karena  gempa  2010  adalah   Gempa darat: Sesar Sumatra di tanah minang
              gempa khusus yang disebut sebagai gempa   Sama seperti wilayah Aceh, selain ancaman
              tsunami (“tsunami earthquake”) atau disebut   gempa-tsunami dari perairan barat, wilayah
              juga gempa perlahan atau “slow earthquake”   Provinsi Sumatera Barat juga dilalui oleh
              atau disebut juga “silent earthquake”.  Tipe   jalur Sesar Sumatra yang melewati wilayah
              gempa  ini  biasa  terjadi  di  dekat  wilayah   Bonjol,  Bukittingg--Padang  Panjang,
              palung  laut  dalam  dan  goncangannya   kemudian membelah lereng barat Gunung
              tidak keras tapi gerakan gempanya jauh   Merapi terus ke Danau Singkarak, Danau
              lebih besar dari gempa normal sehingga   Diatas dan Dibawah, dan menerus terus ke
              mengangkat dasar laut dan sekaligus   selatan (Gambar 34). Sesar Sumatra ini dapat
              volume air yang lebih besar. Gempa 2010   dikenali dari kenampakan bentang alam di
              memakan korban jiwa sampai 500 orang.  sepanjang jalurnya.  Jalur ini ditandai oleh
                 Dari memetakan luas sumber gempa   kenampakan bentang alam khusus akibat
              dan besarnya akumulasi energi regangan   interaksi antara proses pergerakan tektonik
              dapat diperkirakan bahwa setelah dikurangi   dengan proses erosi dan sedimentasi.
              besar akumulasi yang dilepaskan pada      Bentang-alam jalur sesar di wilayah
              kejadian gempabumi tahun 2007 dan 2010   Sumatra Barat ini berupa gawir-gawir sesar
              masih  tersisa  kekuatan  gempa  sebesar   di dataran dan kelurusan dan pembelokan
              sekitar M 8.8 (8.8 SR) di bawah Pulau   lembah-lembah sungai yang dalam di
              Siberut, Sipora, dan Pagai Utara  (Gambar   wilayah Sungai Ngarai Sianok. Fenomena
              32). Segmen Mentawai yang akan menjadi   spektakuler  dari  pergerakan  sesar  adalah
              sumber gempa-tsunami di masa datang   Danau Singkarak yang terkenal sangat indah.
              ini  lokasinya  persis  berada  di  depan  Kota   Danau ini terbentuk karena pergerakan
              Padang dan Pariaman. Inilah yang menjadi   sesar dengan arah berlawanan pada dua
              alasan utama kenapa Kota Padang menjadi   jalur segmen sehingga setiap kali ada
              fokus mitigasi tsunami dalam satu dekade   gempa akan terjadi bukaan dan penurunan
              terakhir ini sampai sekarang. Perhatian   tanah di lokasi danau ini (Gambar 35). Setiap
              lebih harus di berikan pada lokasi- lokasi   gempa akan menambah besar dan panjang
              yang  mempunyai  potensi  rawan  tsunami   danau.  Apabila dirataratakan kecepatan
              yang sangat besar. Seperti contohnya pada   pergerakan sesar yang membuka danau ini
              foto di Gambar 33, apabila suatu saat nanti   adalah sekitar 14 mm pertahun. Proses ini
              dilanda gelombang tsunami penduduknya   sudah terjadi sekitar 2 juta tahun lamanya
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61