Page 57 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 57
SEJARAH BENCANA GEMPA DI SUMATERA 57
sehingga terbentuklah danau indah yang memecahkan segmen Sumani dan Sianok.
sekarang panjangnya mencapai sekitar 30 Jadi gempa 2007 adalah perulangan gempa
kilometeran (Sieh dan Natawidjaja, 2000). pada segmen yang sama dari gempa tahun
Dari Selatan Danau Singkarak sampai 1926.
Solok, jalur Sesar Sumatra dicirikan oleh Gempa Singkarak 6 Maret 2007
kenampakan bukit-bukit yang memanjang Pada pagi hari 6 Maret 2007, dua gempa
dengan tinggi beberapa meter sampai besar (Mw 6.4 dan 6.3) terjadi pada dua buah
puluhan meter. Terus selatan, jalur sesar segmen Sesar Sumatra di wilayah Danau
melewati lereng timur Gunung Talang Singkarak, Sumatra Barat (Gambar 37). Gempa
kemudian berakhir melengkung searah pertama terjadi ~pukul 10:50am, dan gempa
jarum jam di bagian timur Danau Diatas. kedua terjadi pukul ~12:50 siang. Durasi
Lokasi ini menandai ujung selatang dari goncangan dari gempa utama yang pertama
segmen Sumani. Jadi Danau singakarak sekitar 20 detik. Dilaporkan oleh banyak
terbentuk diantara segmen Sianok dan orang di Padang dan Padang Panjang bahwa
Sumani, sedangkan Danau Diatas dan gempa yang pertama didahului oleh gempa
Dibawah diantara segmen Sumani dan pendahuluan yang cukup kuat beberapa
Suliti (Gambar 34). Danau Diatas ini juga puluh menit sebelum gempa utama. Artinya
merupakan kaldera gunung api tua, jadi gempa utama yang pertama didahului oleh
proses pembentukannya tidak hanya gempa-gempa “pre-shock”.
berkaitan dengan proses tektonik tapi juga Dua gempa besar beruntun ini
kombinasi dengan proses vulkanik. menyebabkan korban jiwa lebih dari 70
Sudah banyak kejadian gempabumi orang dan merusakan banyak rumah dan
merusak yang terjadi di sepanjang jalur bangunan. Orang yang kebetulan berada di
Sesar Sumatera ini, seperti terlihat pada hotel bertingkat tinggi di Padang melaporkan
titik-titik episenter gempa darat data katalog bahwa gempa ini goncangannya terasa
gempa yang didokumentasikan sejak sangat menakutkan. Mereka merasakan
awal Abad 19 (Gambar 36). Tiga gempa bahwa bangunan hotel berguncang dan
terbesar tercatat dalam sejarah terjadi pada mengeluarkan suara berderit-derit, kemudian
tahun 1926, 1943, dan terakhir tahun 2007 ada terlihat beberapa retakan pada dinding.
(Gambar 37). Uniknya, tiga bencana gempa Goncangan juga terasa sampai di Singapore,
bumi ini merupakan gempa kembar karena terutama oleh orang-orang yang berada di
masing-masing terjadi dalam dua pukulan bangunan tingkat tinggi. Hal ini membuat
gempa utama secara beruntun, hanya orang lebih waspada tentang efek merusak
dipisahkan oleh jeda waktu sekitar 3 sampai dari gempa besar pada kota-kota metropolis
5 jam. Gempa yang pertama selalu dimulai meskipun jauh dari sumbernya.
dari selatan, baru kemudian menyusul Jalur rekahan sesar dari gempa yang
gempa kedua dari segmen di utaranya. pertama (Mw6.4) ditemukan di wilayah
Gempa tahun 1926 memecahkan segmen selatan dari Danau Singkarak sepanjang
Sumani dan Sianok, gempa tahun 1941 15 km. Pergerakan tanah pada patahan
memecahkan segmen Suliti dan Sumani, dan bervariasi dari beberapa cm sampai sekitar
yang terakhir gempa tahun 2007 kembali 24 cm dengan arah pergerakan horisontal –

