Page 68 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 68
68 KEARIFAN LOKAL DALAM MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DI SUMATERA
Macam bahaya gempbumi untuk pembangunan rumah-rumah, gedung-
Ada tiga jenis bahaya yang terkait gempabumi. gedung, dan konstruksi lainnya. Apabila
Yang pertama adalah bahaya yang berkaitan memang sukar untuk dihindari karena
dengan deformasi permukaan tanah di sutu alasan penting maka besar dan arah
sepanjang jalur sesar ketika gempabumi. Yang pergerakannya harus diperhitungkan dalam
kedua adalah bahaya akibat efek goncangan konstruksi bangunan. Jadi keberadaan jalur-
yang ditimbulkan oleh gempabumi. Yang jalur sesar aktif harus diperhitungkan dalam
ketiga adalah bahaya ikutan yang dipicu atau rencana tata ruang. Di California dan New
dibangkitkan oleh gempa, yaitu terjadinya Zealand misalnya, zona 20 meter di kanan
longsor atau gerakan tanah, likuifaksi, dan kiri jalur sesar aktif disarankan untuk tidak
pembangkitan tsunami apabila sumber dibangun rumah-rumah apalagi bangunan
gempanya di dasar laut. publik yang vital seperti sekolah dan rumah
Pada prinsipnya ilmu dan teknologi sakit (Gambar 48 ).
gempabumi sekarang sudah dapat Peristiwa bencana gempa Sesar Sumatra
mengkuantifikasikan bahaya gempa yang sudah terjadi memberikan pelajaran
dengan baik, tergantung dari seberapa yang berharga bahwa pada umumnya
intensif dan komprehensif studi yang rumah-rumah yang rusak berat atau ambruk
dilakukan. Kuantifikasi bahaya gempa total adalah yang lokasinya berada persis
tersebut menyangkut : lokasi jalur-jalur di jalur-jalur gempa ini. Mitigasinya tidak
sesar gempa, perkiraan kekuatan gempa sulit, harus dihindari membuat rumah
yang dapat terjadi, seberapa besar terlalu dekat dengan, apalagi persis pada
pergerakan sesarnya, berapa dan berapa jalur sesar. Rumah-rumah yang sudah rusak
besar tingkat goncangannya. Efek pemicuan berat ketika gempa seharusnya tidak lagi
gerakan tanah dapat diketahui dengan dibangun di lokasi yang sama tapi sedapat
menganalisa kestabilan lereng apabila mungkin digeser menjauhi jalurnya, seperti
digoncang gempa. Zona-zona dimana contohnya kasus mesjid besar di Koto
terdapat lapisan-lapisan tanah yang dapat Gadang yang sudah dua kali hancur ketika
terjadi likuifaksi karena getaran gempa juga gempabumi tahun 1926 dan tahun 2007.
dapat dipetakan. Demikian juga besar dan
penyebaran tsunami juga dapat dianalisa Bahaya goncangan gempa (“seismic
dan diperkirakan apabila suatu saat nanti hazards”)
terjadi gempabumi. Bencana yang dapat terjadi karena
Bahaya deformasi pergerakan sesar aktif goncangan gempa dapat dihindari atau
Bencana akibat pergerakan sesar di paling tidak dikurangi dengan mentaati
permukaan dapat dihindari dengan mudah peraturan tentang keharusan membuat
apabila jalur-jalur sesarnya sudah terpetakan struktur bangunan tahan (goncangan)
dengan cukup detil. Untuk wilayah yang padat gempa. Peraturan dan standar teknis-
populasi atau infrastruktur maka seharusnya nya tentunya harus disesuaikan dengan
skala peta sesar aktif sudah 1:10.000 an zonasi tingkat goncangan gempanya. Dan
atau lebih detil. Pada prinsipnya jalur-jalur tentunya kode bangunan ini harus dibuat
gempa ini harus sedapat mungkin dihindari berdasarkan peta zonasi potensi goncangan

