Page 61 - MODUL ANALISIS MIKROBIOLOGI_Neat
P. 61

1.  Ekstrak tanah agar

                            Agar lunak (3 g/L) yang mengandung ekstrak tanah (1 kg tanah subur dalam 2
                                                                                0
                            L  air  dan  disterilkan  selama  1  jam  pada  suhu  130   C  kemudian  disaring)
                            diinokulasi secara tusukan pada bagian tengah. Setelah terjadi pertumbuhan,
                                                                   0
                            ditutup rapat dan disimpan pada suhu 4 C.
                        2.  Agar miring dengan paraffin
                            Kultur ditumbuhkan pada agar miring yang mengandung pepton tetapi tanpa
                            gula.  Setelah  pertumbuhan  terjadi,  permukaannya  ditutup  paraffin  steril
                            untuk  mencegah  penguapan  dan  membatasi  penggunaan  oksigen.  Kultur
                                                              0
                            juga disimpan pada suhu rendah (4 C dalam ruang pendingin)
                        3.  Deep Freezing
                            Saat  kultur  didinginkan,  beberapa  sel  mati.  Selama  penyimpanan  dalam

                            keadaan dingin sebagian sel akan tahan dan lainnya akan mati meskipun laju
                            kematian berkurang dengan rendahnya suhu pendinginan.
                        4.  Liofilisasi (kering beku)
                            Sel-sel mikroba disuspensikan pada medium pembawa (suspending medium)
                            untuk melindungi sel. Hasil liofilisasi ini berupa tepung yang terdiri atas sel
                            mikroba yang liofilik, sangat mudah mengikat air. Contohnya kultur Yersenia
                            pestis yang diliofilisasi pada keadaan hampa dalam ampul gelas pada suhu
                             0
                            4 C selama 25 tahun, lebih dari 25% sel maih hidup.
                        5.  Kultur tanah
                            Teknik  ini  digunakan  untuk  mikroba  pembentuk  spora  seperti  Penicillium,
                            Aspergillus, Bacillus, dan Streptomyces. Campuran tanah (20%), pasir (78%)
                            dan  kalsium  karbonat  (2%),  beberapa  gram  dimasukan  dalam  tabung  dan
                                                                           0
                            disterilisasi  selama  8-15  jam  pada  suhu  130 C.  setelah  dingin,  sejumlah
                            suspense spora ditambahkan, kelebihan air diuapkan dalam desikator pada
                            keadaan hampa dan tabung ditutup. Dengan cara ini, spora dapat bertahan
                            beberapa tahun tanpa berkecambah.
                        6.  Dehidrasi dengan silica gel anhidrat
                            Tabung diisi setengahnya dengan silica gel dan disterilisasi kering pada suhu
                                0
                            175 C  selama  1,5  hingga  2  jam.  Suspensi  (0,5  mL)  yang  telah  didinginkan
                            terlebih  dahulu  diteteskan  pada  setiap  tabung  yang  berisi  silica  gel,
                                                      0
                            didinginkan  pada  suhu  0 C  selama  10-15  menit,  lalu  disimpan  selama  1
                            minggu dalam desikator yang menggunakan silica ge aktif, sebelum dilakukan
                            uji viabilitas. Masing-masing tabung kemudian di tutup dengan Parafilm dan
                                                                            0
                                                                        0
                            disimpan dalam wadah tertutup pada suhu 2  - 4 C.







                                                             60
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66