Page 97 - PANDUAN PRAKTIKUM KEPERAWATAN MATERNITAS
P. 97
Sebelum kita melakukan pemeriksaan fisik, memandikan, serta
merawat tali pusat, pastikan bahwa Anda telah melakukan prosedur
tetap seperti memperkenalkan diri kepada ibu dan keluarga,
memberikan salam, menyampaikan tujuan prosedur, serta kontrak
untuk persetujuan ibu terhadap prosedur yang akan dilakukan.
Kemudian persiapkanlah alat dan bahan secara lengkap dan sistematis
seperti berikut ini:
1. Meteran.
2. Meja bayi dan pengukur panjang badan
3. Lampu penghangat
4. Thermometer.
5. Pen light.
6. Timbangan bayi.
Langkah – langkah Prosedur
1. Jelaskan tindakan yang akan dilakukan meliputi tujuan dan hasil
tindakan pada ibu.
a. Mendapatkan informasi dasar tentang kondisi bayi.
b. Mengidentifikasi masalah transisi ekstra uterin.
2. Kaji keadaan bayi dengan melihat cacat bawaan yang jelas tampak
seperti hidrosefalus, anensefali, mikrosefali, keadaan gizi dan
maturitas, aktivitas tangisan, warna kulit, kulit kering /
mengelupas, kelainan kulit karena trauma lahir, toksikum, tanda –
tanda mekonium, dan sikap bayi.
3. Lakukan pemeriksaan pada kulit, ketidakstabilan vasomotor, dan
kelambatan sirkulasi perifer yang akan terlihat melalui perubahan
warna bibir bayi merah tua atau kebiru unguan saat bayi
menangis. Warna bibir yang sangat gelap saat penutupan gotis
yang mendahului tangisan kuat merupakan kondisi sianosis yang
tidak berbahaya.
4. Melakukan penimbangan berat badan (normal 2500 – 4000 gram)
dan pengukuran panjang badan bayi (normal 45 – 53 cm).
5. Pemeriksaan tanda – tanda vital bayi (suhu normal 36,5 – 37,2 C
o
pertama di rectum untuk mengecek anus, denyut jantung 120 –
160 x/menit, pernafasan 40 – 60 x/menit).
Panduan Praktik Laboratorium | 90

