Page 292 - Ebook_Toponim Jogja-
P. 292

274         Toponim Kota Yogyakarta






































                Gapura Kampung                                                                          Sumber: Survei tahun 2019
               Nyutran (kiri) dan
               Suasana Kampung
                Nyutran (kanan)





                             Kelurahan  Keparakan:  Keparakan Lor, Keparakan Kidul,
                             Dipowinatan, dan Pujokusuman


                             1. Kampung Keparakan Lor dan Keparakan Kidul


                             Ditinjau dari literatur lama, nama  Kampung  Keparakan  bermula dari nama  abdi
                             dalem Istana Kasultanan Yogyakarta yang melayani raja maupun keluarga bangsawan.
                             Poerwadarminta menuturkan lema kêparak dalam Bausastra Jawa (1939) artinya abdi
                             dalêm keraton. Akar kata keparak, yakni parak, bentukan lain dari marak. Pustaka Babasan
                             lan Saloka (1908) menyinggung kêparak merupakan tukang marak. Lema marak diartikan
                             ngadhêp tumrapipun priyantun èstri (menghadap yang umumnya dilakukan perempuan).


                             Dari uraian  makna  di muka, berarti  keparak ialah  pelayan  kerajaan  yang  bertugas
                             mendampingi penguasa beserta keluarganya bila memerlukan  bantuan. Berkat
                             kesetiaannya melayani raja, maka abdi dalem keparak yang jumlahnya relatif banyak
                             disediakan tanah yang luas untuk ditinggali. Maka, saking luasnya, warga menyebut dan
   287   288   289   290   291   292   293   294   295   296   297