Page 287 - Ebook_Toponim Jogja-
P. 287

Toponim Kota Yogyakarta   269











                  Terjemahan bebasnya: Di alun-alun  barisan prajurit biasa lengkap dengan bendera,
                  umbul-umbul serta payung agung perlengkapan perang, para  bupati wadana  dan
                  sebagainya, ataupun seperangkat gamelan persembahan dari bupati wadana, abdi dalem
                  prajurit di kadipaten anem, disebut prajurit surakarsa, prajurit sesiyungan berada di
                  sebelah barat pohon beringin kurung berjajar ke barat, disambung barisan abdi dalem
                  prajurit Bugis.


                  Barisan prajurit Surakarsa dibubuhi nama khas, yaitu “suro”. Memiliki bendera pare
                  anom dengan bentuk 4 persegi panjang warna hijau dan hiasan lingkaran berkelir kuning.
                  Mengenakan pakaian berupa udheng blangkon modang warna hitam, baju sikepan (baju
                  manakup berkancing, celana panji-panji (celana selutut) kelir putih, bebed supit urang
                  wiron pengkol, jarik bermotif kotak, serta kaos kaki panjang hitam dan sepatu hitam.
                  Dipasrahi pusaka tombak bernama Kanjeng Kyai Dapur Banyak Angrem. Kala bertugas
                  memanggul senjata tombak serta keris. Mereka memiliki instrumen khusus genderang
                  dan seruling, dengan lagu iringan stopelen.























                Sumber: https://www.google.co.id/maps







                                                                                             Lokasi Kampung
                                                                                             Surokarsan
   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292