Page 310 - Ebook_Toponim Jogja-
P. 310
292 Toponim Kota Yogyakarta
5. Kampung Karanganyar
Di Yogyakarta, terdapat beberapa nama kampung yang dimulai dengan awalan
“karang”, ringkasan dari kata “pekarangan”. Misalnya, Karanganyar dan Karangkajen.
Riwayat Kampung Karanganyar ditafsirkan berasal dari dua kata “pekarangan” dan
“anyar” (baru). Kemudian, dua kata itu oleh lidah warga lokal diringkas dengan nama
“karanganyar”. Penggabungan kata tersebut membuka pemahaman bahwa lokasi ini di
masa silam merupakan pekarangan yang baru, sehingga masyarakat menamainya dengan
Karanganyar. Tafsir ini benar adanya jika menyitir informasi dari buku Toponim Kota
Yogyakarta (2007) bahwa wilayah tersebut dahulu merupakan daerah bantaran Sungai
Code. Lama kelamaan tempat ini dihuni orang, kemudian dinamakan Karanganyar yang
memuat arti permukiman baru.
Menurut Andreas Maryoto, dalam ”Jejak Pangan: Sejarah, Silang Budaya dan Masa Depan”
(2009), pekarangan bagi orang Jawa bukan sebatas sebidang tanah darat yang terletak
langsung di sekitar rumah tinggal dan jelas batas-batasannya, namun juga ingkungan
yang menjadi ruang hidup, ketahanan pangan atau lumbung hidup manusia. Menurut
penjelasan Poerwodarminto, pekarangan berasal dari kata “karang” yang berarti
halaman rumah. Pakar lingkungan, Otto Soemarwoto mengatakan, pekarangan sebagai
suatu ekosistem yang ditanami dengan berbagai jenis tanaman yang masih mempunyai
hubungan fungsional, baik sosial-budaya, ekonomi, dan biofisika.
Nama daerah Karangnyar juga banyak ditemukan di Jawa. Misalnya, majalah Kajawèn
edisi Oktober 1927 menurunkan artikel bertajuk “Juru Basa ing Ngayogyakarta”.
Dikisahkan, Radèn Sujana sebagai anak bupati Karanganyar Radèn Adipati Tirtakusuma.
Ing sawatawis wulan malih katêtêpakên cêpêng damêl wontên ing kantor jurubasan ing
Ngayogyakarta, saha sarêng ing taun 1923 kawisudha dados ajung translatur (juru basa) ugi
wontên ing ngriku. Terjemahan bebasnya: Raden Sujana sebagai anak bupati Karanganyar
Raden Adipati Tirtakusuma. Beberapa bulan lagi ditetapkan mendapat pekerjaan di
kantor juru bahasa di Yogyakarta, dan bersamaan pada tahun 1923 diangkat menjadi
ajung tranlatur (juru bahasa) juga di tempat tersebut.
Kampung Karanganyar yang ada di Kota Yogyakarta ini berada di sisi utara Kelurahan
Brantakusuman. Dulu, kawasan Karanganyar terdiri dari 4 kampung, yaitu Kampung
Karanganyar (Karangtempel) Kenthongan, Gatitama, dan Ciptamulya (Meskinan).

