Page 341 - Ebook_Toponim Jogja-
P. 341
Toponim Kota Yogyakarta 323
Sumber: Survei tahun 2019
Gapura Kampung
Margoyasan
2. Kampung Gunungketur
Secara administratif, Kelurahan Gunung Ketur terdiri dari Kampung Margoyasan,
Kampung Gunung Ketur, dan Kampung Kauman. Sebelumnya terdapat pula Kampung
Nototarunan tetapi sekarang telah menjadi satu dengan Kampung Gunung Ketur.
Obyek wisata yang terkenal di kelurahan ini diantaranya: Puro Pakualaman, Masjid Besar
Pakualaman, Museum Jenderal Sudirman, Dalem Banaran, dan Dalem Nototarunan.
Leksikon Gunungketur merupakan gabungan dari 2 buah kata, yaitu “gunung” dan
“ketur”. Disebut ‘Gunung’ menurut tradisi lisan secara geografis wilayah ini mulanya
merupakan tanah tinggi bertrap-trap menyerupai gunung. Sementara itu nama “ketur”
berasal dari Bahasa Kawi, yaitu “kêtur” yang dalam bahasa Jawa artinya candhana (Winter,
1928). Poerwadarminta menyebut candhana dalam kamus Bausastra Jawa (1939) yakni
nama pohon yang kulitnya harum (ar. wit sing klikane wangi). Candhana atau yang dalam
Bahasa Indonesia disebut cendana (Santalum album) adalah pohon penghasil kayu dan
minyak cendana. Pohon ini merupakan salah satu bahan wewangian yang baunya berasal
dari batangkayu. Dalam tradisi kejawen masyarakat Jawa kayu cendana dipakai sebagai
perangkat ritual ataupun pengharum ruangan, seperti arca cendana, kipas, dan wadah-
wadah sesajian.

