Page 444 - Ebook_Toponim Jogja-
P. 444
426 Toponim Kota Yogyakarta
makam leluhur pembesar istana Kasultanan Yogyakarta. Kuncen berarti makam. Atas
jasanya mengabdi pada keraton dan punya kendudukan terhormat di mata masyarakat,
nama Pakuncen sekaligus Kuncen diabadikan warga lokal untuk identitas daerah sesuai
kampung yang ditinggalinya dan lokasi kuburan berada.
Dalam perkembangannya, Kampung Pakuncen berada di timur Jalan Pakuncen,
sedangkan di bagian barat Jalan Pakuncen dikenal dengan nama Kampung Pakuncen.
Secara administratif, kampung Kuncen berada di wilaya Kecamatan Wirabrajan.
Padmasusastra melalui naskah Bauwarna (1898) mencukilkan fakta kuncen (kuburan)
berikut tokoh istana yang dikebumikan: Kyai Juruwirapraba sumare ing Kuncèn (Ngayogya)
lan Radèn Dêmang Urawan sumare Kuncèn (Dilanggu). Terjemahan bebasnya: Kyai
Juruwirapraba bersemayam di kuburan Yogya dan Radèn Dêmang Urawan dikebumikan
di kuburan Delanggu). Pekerjaan sebagai pakuncen sejatinya sudah hidup lama dalam
dinasti Mataram Islam. Dalam naskah lama berjudul Tus Pajang (1939) dijelaskan peran
juru kunci dalam sebuah kuburan. Posisi penting seorang kuncen dalam kehidupan
masyarakat Jawa menyebabkan dirinya dipakai sekaligus dikenang dalam toponim
Kampung Kuncen dan Pakuncen. Sumber: https://www.google.co.id/maps
Lokasi Kampung
Pakuncen

