Page 18 - Untitled-1
P. 18
PSIKOLOGI
Mengelola
Sifat Temperamen
dengan
Energi Positif
Oleh : Nuri Fauziah, S.Psi, M.Psi, Psikolog
Psikolog, Owner Triple-C Day Care
Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Bu Nuri, apakah sifat temperamen bisa disembuhkan? Jika bisa, cara ampuh apa yang dapat
dilakukan untuk menyembuhkannya? Apa dampaknya bila kita terus-menerus melekatkan sifat tem-
peramen dalam diri kita?
Terima kasih, Azhar di Samarinda
Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
etiap manusia Allah berikan emosi untuk seperti cortex (intelegensi manusia yang mampu
mendefinisikan setiap kejadian kita se- membuat seseorang berpikir jernih). Imbasn-
Shari-hari. Emosi juga sebagai bentuk apre- ya, seseorang akan mengambil tindakan yang
siasi hal-hal yang menyenangkan, bahkan juga kurang tepat.
hal yang menyedihkan. Setiap orang memiliki
hal ini, namun dalam ambang batas yang ber- Emosi butuh disalurkan, inilah yang dise-
beda-beda. Oleh karenanya kemudian muncul but dengan katarsis. Katarsis adalah salah satu
kata ‘temperamental’. Temperamen adalah teknik untuk menyalurkan emosi yang terpen-
tingkat kekuatan impuls naluriah individu yang dam, atau dengan kata lain adalah pelepasan
biasanya bersifat agresif. kecemasan dan ketengangan yang ada di dalam
diri seseorang, misalnya dengan curhat, makan,
Munculnya sifat ini dalam diri manusia refreshing, dan sebagainya. Namun harus disal-
disebabkan oleh dua faktor pembentuk, yaitu urkan dengan cara yang benar. Menjadi bahaya
nature (alamiah) dan faktor nurture (penga- manakala emosi negatif tersebut tidak disal-
suhan). Dalam hal ini, nurture lah yang lebih urkan dengan baik. Dampaknya bisa sampai
berperan membentuk karakter temperamental terjadi depresi, bipolar, dan sebagainya.
ini. Misalnya, seorang anak kecil yang ketika
tantrum bertindak memukul-mukul orang seki- Oleh karenanya manusia perlu melatih
tar, bisa jadi disebabkan faktor pengasuhan di ego defense mechanism (mekanisme pertahan-
lingkungan keluarganya lah yang membuatnya an diri) yang terdapat banyak macamnya. Salah
demikian. Anak meniru figur ayah, ibu, kakak, satunya dapat berbentuk sublimasi. Sublimasi
atau paman, atau figur lainnya yang berkontri- adalah perbuatan untuk mengurangi frustrasi
busi dalam pengasuhannya. Anak yang tantrum atau cemas dengan cara melakukan perbua-
dengan tindakan ekstrim, bisa jadi figur yang ia tan yang bersifat positif atau perbuatan sosial.
lihat memang ketika marah suka berteriak dan Contohnya, ketika orang marah, alangkah bai-
memukul. Berbeda halnya dengan orang yang knya emosi negatif tersebut dialihkan dengan
cenderung melankolis, ia akan tipis sekali dalam cara mengambil air wudhu. Ini dapat menjadi
mengekspresikan emosi yang temperamental salah satu cara untuk menyembuhkan sifat
ini. temperamental secara perlahan. Selain itu, saat
ini terdapat banyak anger management yang
Dampak jika sifat temperamental ini ter- dapat diikuti. Atau jika membutuhkan perhatian
us-menerus melekat dalam diri, akan mening- khusus, dapat melakukan psikoterapi secara
katkan resiko rusaknya salah satu bagian otak private dengan ahlinya.{}
18 Majalah Barakah / Edisi Oktober-November 2018