Page 54 - BD - SDM Manajer Buku 2
P. 54
Bab 9 Pelatihan dan Pengembangan 43
observasi atau berimajinasi dari pengalaman orang lain. Modeling
adalah suatu vicarious process atau proses yang seolah-olah
mengalami sendiri, yang meripakan kegiatan berbagi pengalaman
dengan orang lain melalui proses imajinasi atau partisipasi
simpatik. Kunci dari Behavior Modeling adalah belajar melalui
observasi atau imajinasi.
15) Outdoor Oriented Program
Program ini biasanya dilakukan di suatu wilayah yang
terpencil dengan melakukan kombinasi antara kemampuan di
luar kantor dengan kemampuan di ruang kelas. Program ini
dikenal dengan istilah outing, seperti arum jeram, mendaki
gunung, kompetisi tim, panjat tebing, dan lain-lain.
4. MENGUKUR HASIL PELATIHAN
Agar dapat menunjang kelangsungan bisnis dari setiap
perusahaan, maka manajemen harus selalu melakukan
pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang dimilikinya.
Hal tersebut juga dikarenakan semakin tingginya persaingan
bisnis, sehingga pelatihan sangat dibutuhkan agar seluruh
karyawan mampu mengikuti perkembangan dunia kerja dan
bisnis sesuai dengan jabatannya. Pelatihan juga dilakukan untuk
meningkatkan produktivitas, etos kerja, disiplin, sikap,
keterampilan, dan keahlian tertentu agar bisa bekerja lebih
maksimal serta lebih baik.
Untuk itu banyak perusahaan yang mengeluarkan investasi
untuk melatih karyawannya, tapi lupa menghitung apakah biaya
yang telah dikeluarkan sepadan dengan hasil yang akan diperoleh
dari program pelatihan karyawan. Memang ada yang berkilah
bahwa pengembangan karyawan merupakan program rutin
perusahaan untuk pembangunan kapasitas (capacity building).