Page 111 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 111
Inspiring Lecture Paragon
1. Ketekunan
Thomas Alfa Edison sang penemu lampu pijar pernah berkata,
“Genius is one percent inspiration and ninety-nine percent
perspiration”. Jenius yang sering diartikan banyak orang sebagai
tingkat kepintaran atau IQ yang tinggi ternyata dibantah oleh Thomas
Alfa Edison. Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat atau kerja
keras. IQ tinggi membantu seseorang dalam menemukan cara-cara
solutif. Akan tetapi, bukan itu yang paling berpengaruh, melainkan
ketekunan untuk mencoba dan bangkit saat caranya mengalami
kegagalan. Kretifvitas memiliki korelasi yang sama. Semakin kreatif
seseorang, sejatinya ia adalah orang yang semakin tekun mempelajari
banyak fenomena di sekelilingnya. Mempelajari cara-cara baru, unik,
dan tidak biasa. Ketika banyak orang menganggapnya sebagai suatu
kesia-siaan, orang yang kreatif tetap tekun dalam mencari banyak
informasi untuk menyelesaikan masalah yang ada
2. Kepekaan sosial
Kreativitas berawal dari masalah yang dirasakan seseorang.
Munculnya kreativitas akan lebih cepat terjadi saat suatu masalah
dialami sendiri oleh seseorang berkali-kali. Ia akan bersemangat
untuk menemukan gagasan dalam menyelesaikan masalahnya sendiri.
Namun apakah Anda bisa membayangkan bagaimana rendah dan
lambatnya kreativitas jika kita menunggu masalah datang pada diri
sendiri? Oleh karena itu, kreativitas juga bersumber dari tingkat
kepekaan membaca sebuah masalah, terutama masalah sosial. Ia ikut
merasakan kesulitan-kesulitan orang lain. Dari semua kesulitan yang
ia rasakan, akan muncul beragam gagasan sebagai bentuk kreativitas.
99

