Page 16 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 16

Inspiring Lecturer Paragon


                   Inovasi Pendidikan di Indonesia jika kita kaitkan pada gambar

            1 pada praktinya seringkali terhambat pada tahap implementasi. Hal
            ini  kemudian  berimplikasi  pada  hasil  akhir  yang  tidak  maksimal.

            Fakta  ini  tentu  bukan  sesuatu  hal  yang  mengejutkan,  karena  pada
            dasarnya inisiator inovasi pendidikan di Indonesia kurang melibatkan

            guru  dan  siswa  dalam  menginisiasi  inovas  tersebut.  Di  sisi  lain
            kondisi sarana dan prasaran yang tidak merata di setiap wilayah di

            Indonesia serta karkteristik setiap daerah di Indonesia yang berbeda-

            beda  juga  merupakan  faktor  pernghambat  implementasi  inovasi
            pendidikan  di  Indonesia.  Hasil  Penelitian  (Zakso,  2010)

            menunjukkan  fenomena  tersebut  dimana  karakteristik  lokal

            (Kabupaten, Guru,  masyarakat,  Kelapa  Sekolah)  merupakan  faktor
            yang berpengaruh dalam implementasi inovasi pendidikan.


                   Quo vadis Pendidikan di Indonesia?

                    “Pendidikan adalah tiket ke masa depan. Hari esok dimiliki
            oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini”



                   Quo vadis (bahasa Latin) berarti 'ke mana kamu pergi'? mau
            di  bawa  kemana  arah  pendidikan  kita?  Atau  sudah  sejauh  mana

            pendidikan  kita  pergi?  Atau  jangan-jangan  belum  kemana-mana?
            Satgnan di tempat.  Menurut  data  yang  diterbitkan OECD terhadap

            hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA)
            dari periode survei 2009-2015, Indonesia konsisten berada di urutan

            10 terbawah. Dari ketiga kategori kompetensi, skor Indonesia selalu

            berada di bawah rata-rata (Ayomenulis.id, 2020). PISA merupakan
            4
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21