Page 174 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 174

Inspiring Lecturer Paragon


            pembentukan  kompetennsi  dan  keterampilan  para  mahasiswa

            perguruan tinggi vokasi agar lebih adaptif dengan realitas dunia usaha
            dan  dunia  industri.  Selain  itu,  pola  pendidikan  berbasis  teaching

            factory ini akan  memangkas  gap teknologi antara  pembelajaran  di
            kampus  dan  kondisi  riil  di  industri,  karena  saat  ini  perkembangan

            teknologi yang digunakan di industri telah lebih mutakhir.
                   Setelah dilakukan revolusi pola pendidikan dengan berbasis

            teaching  factory,  poin  kedua  yang  harus  menjadi  perhatian  utama

            adalah merevitalisasi hubungan sinergitas dengan dunia industri dan
            dunia usaha (DUDI). Dunia industri dan dunia usaha berperan dalam

            menyerap para lulusan/alumni perguruan tinggi vokasi, atau dengan
            kata  lain  sebagai  user  hasil  tempaan  perguruan  tinggi  vokasi.

            Hubungan  sinergitas  tersebut  harus  diimplemantasikan  dalam
            kesempatan  yang  diberikan  oleh  dunia  usaha  dan  dunia  industri

            (DUDI)  kepada  para  mahasiswa  perguruan  tinggi  vokasi  untuk

            meningkatkan  kompetensi  dan  keterampilannya  secara  langsung
            dalam  bentuk magang, kerja praktek,  dan lain  sebagainya. Dengan

            demikian, para mahasiswa perguruan tinggi vokasi lebih siap untuk

            terjun langsung dalam pekerjaan nantinya. Lebih dari itu, diperlukan
            juga  adanya  tenaga  professional  industri  yang  bisa  berbagi  ilmu

            secara  langsung  ke  perguruan  tinggi  vokasi.  Ruang-ruang  kelas
            kampus harus terbuka lebar  bagi para tenaga  professional  industry

            agar  bisa  mentransferkan  ilmu  dan  pengetahuannya  kepada  para
            mahasiswa.  Maka  dari  itu,  mahasiswa  dapat  menyerap  knowledge

            secara riil, relevan, dan up-to-date dengan kondisi industri. Hal ini

            penting dilakukan supaya civitas akademika perguruan tinggi vokasi

            162
   169   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179