Page 176 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 176
Inspiring Lecturer Paragon
telah mendisrupsi dunia industri sehingga SDM industri harus lebih
siap menghadapi kecanggihan teknologi tersebut. Sejalan dengan itu,
perguruan tinggi vokasi harus mengajarkan lebih awal kepada para
mahasiswa-mahasiswanya terkait teknologi tersebut melalui
penggunaan sarana-prasarana dengan teknologi mutakhir pada proses
pembelajaran. Dengan demikian, para lulusan perguruan tinggi vokasi
akan siap menggunakan peralatan dengan teknologi mutakhir pada
dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Poin terakhir yang harus menjadi perhatian perguruan tinggi
vokasi adalah mobilitas luar negeri. Dalam rangka meningkatkan
kualitas outcome perguruan tinggi vokasi, perlu adanya kerjasama
dengan pihak luar negeri untuk melaksanakan pertukaran mahasiswa
untuk memenuhi kompetensi dan pengalaman hidup di luar negeri
(abroad experience) bagi para mahasiswa perguruan tinggi vokasi.
Lebih dari itu, kerjasama institusi dalam bentuk MoU dengan kampus
vokasi di luar negeri juga harus mulai dirintis. Hal ini akan berefek
pada peningkatan peringkat dan kredibilitas perguruan tinggi vokasi
Indonesia di kancah internasional. Program-program seperti
pertukaran dosen dan kerjasama teknologi juga perlu dilakukan
sebagai sharing proses pembelajaran pendidikan tinggi vokasi antara
Indonesia dan luar negeri. Harapan akhirnya, lulusan perguruan tinggi
vokasi Indonesia tidak hanya baik di negeri sendiri tapi siap bersaing
dan berkelas dunia.
Dari berbagai gagasan revitalisasi pendidikan tinggi vokasi
yang sudah dijabarkan, ada harapan besar bahwa pendidikan tinggi
vokasi bisa menghasilkan SDM Unggul untuk Indonesia Maju di
164

