Page 175 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 175

Inspiring Lecture Paragon

               mengetahui perkembangan-perkembangan dalam dunia industri baik

               keilmuan, teknologi, dan lain sebagainya.

                      Poin ketiga yang harus menjadi perhatian utama lagi adalah
               mengenai pembentukan lembaga sertifikasi kompetensi/keahlian di

                    perguruan  tinggi  vokasi.  Pada  waktu  saat  ini,  segala  bentuk
               kompetensi/keahlian yang dimiliki harus bisa tersertifikasi. Bahkan,

               beberapa institusi dunia usaha dan industri sudah mewajibkan dalam

               proses rekrutmen pekerjanya untuk mengutamakan SDM yang sudah
                   tersertifikasi. Sebagai langkah pertama, perguruan tinggi vokasi

                      haruslah mendorong para tenaga pengajarnya untuk memiliki
                  sertifikat  kompetensi/keahlian.  Kemudian,  perlu  juga  dilakukan

                   kerjasama dengan badan sertifikasi nasional seperti BNSP yang

               nantinya akan mempermudah institusi perguruan tinggi vokasi untuk
               memiliki lisensi lembaga sertifikasi kompetensi/keahlian yang berdiri

                   sendiri. Pada akhirnya, langkah ini akan meningkatkan kualitas
               lulusan dan membuat perguruan tinggi vokasi menjadi lebih kredibel.

                        Pada poin yang keempat  yang  harus  diperhatikan  adalah
               mengenai pemutakhiran teknologi pada sarana-prasarana yang ada di

               perguruan tinggi vokasi. Revitalisasi teknologi sarana-prasarana ini

                   menjadi penting, khususnya pada perguruan tinggi vokasi yang
               berfokus pada sains dan teknik. Perguruan tinggi vokasi di Indonesia

               umumnya  berdiri  pada  dekade  tahun 1980,  sehingga  banyak  yang
               masih menggunakan sarana-prasarana yang usang dan belum adaptif

               terhadap perkembangan teknologi yang ada saat ini umumnya pada

               dunia   industri.   Penggunaan  kecerdasan      buatan   (artificial
               intelligence), Computer Numerical Control (CNC), dan digitalisasi



                                                                               16
                                                                               3
   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180