Page 178 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 178

Inspiring Lecturer Paragon


             Kolaborasi Pendidikan: Kenangan, Kenyataan dan Harapan

                                    Muhammad Azmi
                                 Universitas Mulawarman


                   Dunia pendidikan seyogyanya sejalan dengan perkembangan

            teknologi  dan  informasi.  Bahkan,  di  masa  sekarang  dimana
            perkembangan  informasi  sangat  cepat,  tentunya  harus  mampu

            beradaptasi  dengan  segala  perubahan  segala  bidang.  Era  disrupsi

            seyogyanya menjadi sebutan yang semakin santer terngiang di telinga
            para pendidik di Indonesia. Meskipun mereka tidak terlalu mengerti

            arti kata tersebut, tetapi setidaknya mereka paham bahwa terdapat hal
            penting yang harus segera disikapi.

                   Istilah  disrupsi  pertama  kali  diungkapkan  oleh  Clayton  M.
            Christensen, Profesor  di Harvard Business  Schooll  dalam  bukunya

            berjudul “The Innovator's Dilemma” pada 1997 (Christensen, 2013).

            Dalam  tulisannya,  Christensen  menyatakan  bahwa  disrupsi
            merupakan sebuah inovasi yang memberikan keuntungan Di sisi lain,

            Francis  Fukuyama  yang  merupakan  seorang ilmuwan dan  sosiolog

            memberikan  pendapat  bahwa  disrupsi  tidak  selalu  memberikan
            keuntungan. Beliau berpendapat bahwa disrupsi merupakan inovasi

            yang  merusak  tatanan  sosial.  Hal  ini  dituangkan  dalam  bukunya
            berjudul “The Great Disruption”. Dengan demikian, disrupsi ibarat

            pedang bermata dua. Di satu sisi, merupakan sebuah anugerah berupa
            inovasi  yang  mampu  merubah  kehidupan  umat  manusia.  Namun,

            disrupsi  juga  merupakan  sebuah  ancaman  yang  merubah  tatanan

            sosial  masyarakat  dunia.  Singkatnya,  mereka  mengartikan disrupsi

            166
   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182   183