Page 228 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 228

Inspiring Lecturer Paragon


            Tugas lapangan ini didesain dalam rangka menyeimbangkan teori dan

            praktek. Setelah  mahasiswa  mempelajari  teori-teori  kewirausahaan
            yang diberikan di kelas kemudian ditugaskan untuk melihat praktek

            wirausaha  yang dijalankan para pengusaha di sekitar wilayah Pati.
            Tempat magang tidak diharuskan pada tempat industri besar, tetapi

            boleh home industry kecil  yang terlihat sudah  mapan menjalankan
             usahanya. Lokasi industri dipilih oleh mahasiswa mengikuti passion

                mereka setelah dikoordinasikan pembimbing dan lolos verifikasi

            kelayakannya  sebagai  tempat  magang.  Beberapa  jenis  usaha  yang
                dipilih mahasiswa diantaranya industri othak-othak dan bandeng

            presto, batik tulis Bakaran, industri emping jagung, industri krupuk,
            asesoris samberth indocraft bergerak dibidang kerajinan tangan bross

            dan gantungan kunci,dan industri peternakan dan pupuk.(Ulya, 2018)
                    Program  pemagangan  mahasiswa  pada  dunia  industri  ini

                   bertujuan melatih mahasiswa memiliki pengalaman praktis di

            lapangan  dan  merasakan  langsung   pengalaman  berwirausaha.
             Mahasiswa diminta mempelajari bagaimana awalnya usaha tersebut

               didirikan, bagaimana industri tersebut mengalami fluktuasi dalam

                  menjalankan usahanya dan bagaimana  mempertahankan usaha
               tersebut  supaya   tetap survive ditengah pasar global yg semakin

                kompetitif. Selain itu,  dengan  berbagai  metode  baik  observasi
            partisipatif maupun wawancara mendalam, mahasiswa mempelajari

            bagaimana usaha tersebut direncanakan, dijalankan, dan memahami
            bagaimana proses produksi, dan pemasarannya. Mahasiswa terlibat

            langsung di lokasi usaha, turut bekerja di lokasi magang. Setelah itu




            216
   223   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233