Page 233 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 233

Inspiring Lecture Paragon

               Prodi  PGMI  dan  mata  kuliah  dengan  nama  Edupreneurship  I  dan

               Edupreneurship II. (Zubaedi, 2012)

                      Kedua,  Dosen  dan  mahasiswa  Prodi  PGMI  memiliki
               pemahaman  yang  komprehensif  mengenai  kewirausahaan  ini

               diperoleh  dosen  dan  mahasiswa  dalam  pelatihan  kewirausahaan  di
               Prodi  PGMI  Institut  Pesantren  Mathali’ul  Falah.  Hadir  menjadi

               trainer dalam pelatihan kewirausahaan  ini Bapak Dharma  Kusuma

               dari  CEC  (Ciputra  Entrepreneurship  Center)  Jakarta  yang  diikuti
               oleh  para  dosen  dan  mahasiswa  Prodi  PGMI.  Dalam  pelatihan

               tersebut  dosen  dan  mahasiswa  Prodi  PGMI  dibangkitkan  mindset
               kewirausahaannya.  Mindset  kewirausahaan  ini  meliputi  nilai-nlai

               karakter wirausaha yang diharapkan dapat terinternalisasi dalam pola

               fikir,  pola  sikap  dan  pola  tindakan  yang  dimiliki  oleh  mahasiswa
               Prodi PGMI. Nilai-nilai tersebut antara lain mandiri, kreatif, inovatif,

               percaya diri,  berorientasi  pada tugas, berani  mengambil resiko  dan
               lain-lain.  Selain  itu,  pelatihan  kewirausahaan  tersebut  juga

               memotivasi  peserta  untuk  menjadi  entrepreneur,  tidak  sekedar
               menjadi pengusaha. Perbedaan yang mendasar antara pengusaha dan

               entrepreneur  adalah  sama-sama  usaha,  tapi  entrepreneur  mampu

               merubah  rongsokan  menjadi  emas  dengan  mengedepankan
               pentingnya  kreativitas  dan  inovasi  dalam  berwirausaha,  strategi

               menangkap  peluang  berangkat dari  persoalan  kehidupan,  membuat
               bisnis  plan  dan  bagaimana  selalu  berkreasi  dan  berinovasi  dalam

               membuat produk dan pemasarannya.

                      Ketiga,    mahasiswa    memiliki    pengalaman    riil    sebagai
               entrepreneur.    pengalaman    riil    sebagai    entrepreneur    tersebut



                                                                              221
   228   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238