Page 236 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 236
Inspiring Lecturer Paragon
pelajaran sekolah, usaha menjahit pakaian dan lain-lain. Selain itu
juga banyak yang sudah bekerja sebagai guru MI, tenaga
kependidikan di MI, pelatih dan pembina Pramuka di MI, karyawan
toko, karyawan konveksi dan sebagainya. Setidaknya beberapa
program yang diikuti mahasiswa mampu menjadi spirit bagi
mahasiswa untuk belajar menghasilkan uang, baik sebagai pengusaha
maupun sebagai karyawan. Mahasiswa juga menjadikan peran
sebagai karyawan dalam rangka belajar menjadi pengusaha untuk
kedepannya.(Ruwiyanto, 1994)
Kesimpulan
Prodi PGMI Institut Pesantren Mathali’ul Falah telah
berkomitmen untuk menerapkan integrasi kewirausahaan dalam
kurikulum dan pengalaman belajar mahasiswa. Beberapa hal yang
telah dijalankan adalah mengintegrasikan kewirausahaan dalam
kurikulum Prodi PGMI yang secara tekstual termaktub dalam misi,
tujuan, strategi pencapaian, profil lulusan, elemen kompetensi penciri
Prodi PGMI dan mata kuliah kewirausahaan dengan nama
Edupreneurship I dan Edupreneurship II. Selain itu mahasiswa juga
diikutsertakan dalam pelatihan kewirausahaan, dimagangkan dalam
dunia industri dan praktek berwirausaha.
Out put integrasi kewirausahaan dalam kurikulum Prodi
PGMI tersebut menunjukkan internalisasi karakter kewirausahaan
dalam diri mahasiswa. Karakter kewirausahaan tersebut menyatu
dalam pola fikir (mindset kewirausahaan) dan dipraktekkan dalam
kehidupan nyata, nilai-nilai kewirausahaan yang dapat dipraktekkan
224

