Page 247 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 247
Inspiring Lecture Paragon
definisi pekerjaan (job), atau definisi peran sosial mulai menurun
popularitasnya. Makin banyak populasi Gen Z yang tidak mudah
menerima peran tertentu, akan tetapi mereka ingin mengukir profesi
dari identitas dirinya sendiri telah mengubah orientasi belajar.
Kebutuhan belajar berubah dari memenuhi blueprint profesi manusia
yang diturunkan dari definisi peran sosial atau profesi tertentu
bergeser ke arah pengembangan kapabilitas peserta didik untuk
menciptakan profesi yang berpusat pada keunggulan personalnya. Di
samping itu, dunia profesi mengalami dinamika kehidupan yang tidak
mudah lagi diprediksi yang mengakibatkan makin kaburnya definisi
peran sosial.
Analisis kebutuhan pasar serta pengembangan kapabilitas
akan menjadi dasar yang kuat dalam redesai kurikulum serta metode
pembelajaran. Disesuaikan dengan peraturan dan kebijakan
pemerintah khususnya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka
maka perguruan tinggi akan mampu menyesuaikan kurikulum yang
disusun dengan kebutuhan. Selanjutnya perguruan tinggi harus cepat
bergerak mengimplementasikan inovasi pendidikan tinggi melalui
langkah-langkah manajemen inovasi pendidikan yang terdiri dari
perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, penilaian dan
pengawasan. Yang terpenting adalah seluruh lini memiliki mindset
inovasi pendidikan tinggi sehingga seluruhnya harus bekerjasama
memberikan kontribusi terbaiknya agar inovasi ini dapat menjadi
realita bukan sekedar konsep untuk mencapai tujuan perguruan tinggi.
***
235

