Page 245 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 245

Inspiring Lecture Paragon

                      Merdeka Belajar Kampus Merdeka Sebagai Upaya

                            Pembangunan  Karakter  Generasi-Z

                            Christine Vita Gloria Purba, SKM, M.Kes
                                 STIKES Hang Tuah Pekanbaru


                      Perubahan‐perubahan di segala lini kehidupan, terutama yang

               terjadi dalam dasawarsa terakhir, dan kecenderungan‐kecenderungan
               masa depan di berbagai bidang akibat dari proliferasi dan konvergensi

               pengetahuan, karakteristik Generasi Z  dengan  segala keunikan  dan

               kebutuhan  pengembangan  dirinya,  lanskap  belajar  (lanskap
               akademik) baru yang kemudian muncul menjadi kebutuhan, orientasi

               kecakapan  masa  depan,  kehidupan  berkembang  begitu  pesat,

               pertumbuhan  masyarakat  sangat  cepat,  tuntutan  dunia  kerja  sangat
               dinamis  menggugah  kesadaran  terhadap  kebutuhan  akan  cara

               pandang baru, atau paradigma baru pendidikan tinggi. Membangun
               paradigma    baru   bisa   dimaknai    mengubah     mindset    dan

               mengembangkan  cara‐cara  baru. Paradigma  baru ini  membutuhkan
               model mental (mindset) baru pendidikan tinggi, pendekatan belajar

               yang  digunakan  serta  berbagai  sistem  yang  baru  untuk  mencapai

               tujuan. Sehingga pendidikan harus bergerak cepat melakukan inovasi
               untuk  dapat  membentuk  lulusan  yang  link  and  match  dengan

               kebutuhan pasar.

                      Dalam mempersiapkan proses pendidikan yang relevan sesuai
               dengan perkembangan zaman, sistem pembelajaran harus disesuaikan

               agar tidak ketinggalan dan mampu mencetak output yang mempunyai
               kualitas  tinggi  serta  mampu  bersaing  dengan  dunia  internasional.



                                                                              233
   240   241   242   243   244   245   246   247   248   249   250