Page 93 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 93
Inspiring Lecture Paragon
kita untuk secara positif mengubah dunia disekitar kita. Era industri
4.0 sudah tidak relevan lagi dosen menjadi sumber segala ilmu
pengetahuan, karena banyak sumber ilmu yang dibutuhkan oleh
mahasiswa dan bisa dapatkan dari luar kampus. Dosen harus
memfungsikan diri sebagai fasilitator untuk mengembangkan konsep
Student Centered Learning (SCL) di kampus. Fasilitator mempunyai
kedudukan yang sejajar antara dosen dan mahasiswa, sehingga
mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi diri dengan lebih baik.
Jika dosen sudah memfungsikan diri sebagai fasilitator,
kurikulum dikembangkan dengan metode Student Learning Center
(SCL), berikutnya adalah birokrasi akademik yang masih menjadi
hambatan untuk mengembangkan program Merdeka Belajar Kampus
Merdeka (MBKM). Birokrasi akademik harus mulai didesain dengan
pendekatan Internet of Things (IoT). Dengan menggunakan
kecanggihan teknologi era industri 4.0 seperti Internet of Things
(IoT), Artificial Intelligence (AI), Big Data dan sebagainya,
memungkinkan kita dapat membuat sebuah universitas. Melalui
sebuah aplikasi dengan pendekatan Internet of Things (IoT), sebagai
contoh Gojek tidak memiliki armada pengangkutan (motor/mobil)
telah dapat menghubungkan antara pelanggan dengan pengemudinya,
Traveloka tidak memiliki hotel namun dapat menjual berbagai macam
jenis penginapan kepada yang membutuhkan. Dunia pendidikan
memerlukan terobosan baru untuk dapat menghasilkan lulusan-
lulusan yang dapat bersaing di era industri 4.0. Kita membutuhkan
alat untuk melakukan terobosan dalam mengejar ketertinggalan.
81

