Page 97 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 97

Inspiring Lecture Paragon

               ketiga  dengan  persaingan  berbagai  bidang,  perlu  adanya

               pengembangan  penelitian  dan  penyempurnaan/  penyelesaian

               kurikulum  tersebut  sesuai  dengan  tuntutan  jaman  termasuk
               penyesuaian tujuan yang  ingin dicapai dengan beban belajar. Maka

               perlu dievaluasi pengkajian pelaksanaan dan proses pengembangan
               kurikulum  untuk  mencapai  tujuan  pembelajaran  terutama

               pembelajaran yang merujuk pada SNDIKTI dengan salah satu konsep
               yaitu Merdeka Belajar Kampus  Merdeka (MBKM). Bahwa adanya

               wabah  pandemic  Covid-19  menimbulkan  masalah  yang  kompleks

               pada  pembelajaran,  dimana  terjadinya  kehilangan  efektifitas
               pembelajaran  (learning  loss),  karena  ketidaksiapan  mahasiswa

               mengalami  kesulitan  belajar  khususnya  pada  mata  kuliah  etika

               profesi.
                      Etika  merupakan  perangkat  penting  dalam  pelayanan

               kesehatan khususnya asuhan, karena berhubungan dengan manusia.
               Sebagai bagian dari pelayanan jasa atau dikenal dengan  hospitality

               melalui  etika  merupakan  factor  penting  dalam  terselenggaranya
               praktik  keperawatan  professional  yang  mengakomodasi  kognitif,

               afektif  dan  psikomotor.  Perawat  sebagai  profesi  dituntut  untuk

               memenuhi  standar  profesinya  melalui  kode  etik  keperawatan
               Indonesia. Oleh karena itu mata kuliah etika sebagai mata kuliah inti

               sebagai  pedoman  pembentukan  etika  dan  kepribadian  mahasiswa
               keperawatan  agara  terimplementasikan  baik  di  lingkungan

               pembelajaran maupun dalam pelayanan langsung. Salah satu luaran

               etika  salah  satunya  pembelajaran  karakter  dan  sikap  mengalami
               kesulitan mengukurnya. Untuk mengatasi masalah tersebut, penulis



                                                                               85
   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102