Page 88 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 88
Inspiring Lecturer Paragon
dipengaruhi oleh proses interaksi dan berkomunikasi dengan orang
lain.
Lebih rinci, Vygotsky mengajukan konsep yang bernama
Zone of Proximal Development (ZPD). Teori yang berlandaskan
terhadap perspektif sosiokultural ini telah memberikan dampak yang
sangat signifikan terhadap peningkatan perkembangan kognitif siswa.
Teori ini menguraikan bahwa peserta didik dapat menyerap materi
yang diberikan secara efektif dengan bantuan dari orang yang lebih
berpengalaman, atau disebut juga dengan More Knowledgeable
Others (MKO).
MKO sendiri dapat dikategorikan sebagai komponen penting
dari proses pembelajaran, dan proses pembelajaran terkait dipandu
oleh yang lebih berpengetahuan atau berpengalaman. Dengan kata
lain, peserta didk dibantu oleh orang-orang yang memiliki
pemahaman yang lebih tinggi daripada mereka untuk menyelesaikan
tugas-tugas tertentu. Misalnya, guru, teman sebaya yang lebih cakap
dan bahkan orang tua.
Namun, hari ini, gelombang Covid-19 telah menerjang semua
tataran kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Dari yang
sebelumnya sekolah-sekolah menerapkan pembelajaran tatap muka,
menjadi pakem Dalam Jaringan (Daring). Apakah dengan kondisi ini
tidak ada lagi ruang untuk teori Sosiokultural milik Vygotsky di
kondisi pendidikan terbaru ini? Bisa ada, dan bisa tidak ada.
Tidak ada, kalau sekolah dan guru-guru hanya menggangap
pembelajaran daring sebagai pembelajaran yang dibungkus dengan
teknologi belaka, tanpa diselingi dengan interaksi yang apik antara
76

