Page 83 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 83
Inspiring Lecture Paragon
Musnahkan Pendidikan “Gaya Bank”, Hadirkan Pemancah
Kokoh untuk Pendidikan Indonesia yang Lebih Gemilang!
Dodi Widia Nanda
Universitas Dharmas Indonesia
Hilangkan Konsep Pendidikan “Gaya Bank”
Pendidikan “Gaya Bank” adalah sebuah pelaksanaan
pendidikan yang bersifat menabung. Dimana ibaratnya para murid
adalah celengnya dan guru adalah penabungnya. Murid hanya
bertindak sebagai bejana-bejana atau wadah kosong yang diisi guru.
Artinya, murid hanya sekedar menerima pengetahuan, mencatat
dan menghapal materi yang dipaparkan oleh guru. Menurut Paolo
Freire, seorang aktivis pendidikan dari Brasil, praktik-praktik seperti
itu harus dilawan!
Situasi tersebut sebenarnya sudah diminimalisir di Kurikulum
2013. Kurikulum ini sebenarnya sudah mewajibkan siswa untuk
menjadi pembelajar aktif, sedangkan guru hanya bertindak sebagai
fasilitator. Namun, lagi-lagi hal tersebut hanyalah situasi diatas kertas
belaka. Siswa-siswa di Indonesia masih dijadikan sebagai objek
belaka. Mayoritas guru masih bercerita, sedangkan murid patuh
mendengarkannya. Lalu, apakah hal ini adalah kesalahan guru-guru
di Indonesia? apakah guru-guru di Indonesia tidak berkualitas?
Lagi-lagi, penulis tidak ingin menyalahkan guru secara
membabi buta, karena setiap orang yang sudah “berani” menjadi guru,
adalah sosok-sosok mulia, hebat dan berkualitas. Mesti ada ruang
kosong disana! Hemat penulis, ruang-ruang kosong itu ada pada
71

