Page 15 - Makalah Bintang Laut
P. 15
Gambar 4: Tekstur kulit (epidermis) Acanthaster planci yang dipenuhi oleh duri
Sumber: Madl, 2002
Gambar 5: Morfologi Acanthaster planci (a) tampak atas (b) tampak bawah
Sumber: Damayanti, 2007 dalam Rani, dkk, 2011
2.3.3 Reproduksi dan Siklus Hidup
Pertumbuhan Acanthaster planci sangat dipengaruhi oleh makanannya. Ada dua
macam makanan utamanya, yaitu algae dan karang. Anakan Acanthaster planci yang
makan algae mempunyai pertumbuhan sekitar sekitar 2,6 mm/bulan, sedangkan yang
makan karang mempunyai pertumbuhan sekitar 16,7 mm/bulan. Ketika dewasa,
pertumbuhan melambat kembali menjadi sekitar 4,5 mm/bulan. Anakan Acanthaster
planci berukuran kurang dari 10 mm memakan algae, sedangkan yang berukuran 10-160
mm sudah mulai memakan jaringan karang (Moran, 1990: 95-96). Individu dewasa
berukuran sekitar 250-400 mm, dengan rekor terbesar adalah 800 mm.
Siklus hidup bintang laut jenis Acanthaster planci pada prinsipnya sama persis
dengan pola siklus hidup hewan Asteroidea (bintang laut) yang lainnya, yaitu: sel telur
dan sel sperma dilepaskan ke dalam air laut, terjadi fertilisasi, terbentuk zigot yang
kemudian akan mengalami perubahan bentuk menjadi beberapa tahap sampai akhirnya
menjadi individu baru yang sempurna. Berikut adalah tahap-tahapnya.
11

