Page 7 - Majalah Peradilan Agama Edisi XI
P. 7

LAPORAN UTAMA





                                               WACANA WAKAF




                                               DALAM FIKIH DAN KEINDONESIAAN





                                               Lembaga wakaf telah memberikan kontribusi

                                               terhadap perkembangan dan peradaban
                                               Islam. Di Indonesia, praktik wakaf sudah
                                               ada sebelum Islam datang, hingga lahir UU
                                               41/2004. Derap panjang regulasi wakaf dalam
                                               berbagai aturan, telah membukakan kran
                                               harapan pemberdayaan wakaf produktif.





                     akaf  berasal  dari  bahasa   untuk  masa  waktu  tertentu  dengan   benda   wakaf   menjadi   bagian
                     Arab     al-waqf    atau   alasan  harta  wakaf  tetap  dikuasai   pembahasan    ikih.   Pada   masa
            Wal-habs.  Secara  etimologi       pemilik  harta  sehingga  ia  bebas   Rasulullah  objek  wakaf  tidak  hanya
            mengandung  makna  al-man’u  dan   menentukan  pilihannya  (Mukhlisin   berbentuk tanah sebagai barang tidak
            al-imsâk.  Makna  al-man’u  mencegah   Muzarie, 2010: 78).            bergerak,  tetapi  juga  kuda  sebagai
            atau  melarang,  adapun  al-imsâk     Wahbah     al-Zuhaily   (1985:   tunggangan  berperang,  air/sumur
            adalah  menahan.  Adapun  secara   153-156)  menyebutkan  Madzhab     untuk diminum dan jenis lainnya. Ibnu
            semantik, wakaf bermakna menahan   Hana i  cenderung  lebih  rasional   Quddamah memberikan pemahaman
            sesuatu  objek  untuk  dimanfaatkan,   dibandingkan  dengan  tiga  mazhab   bahwa, pada dasarnya segala sesuatu
            dan  menahan  objek  tersebut  dari   sunni  lainnya.  Menurut  mazhab   yang  bermanfaat  dapat  dijadikan
            kerusakan    maupun      dipindah   Hana i,  seseorang  yang  mewaka kan   objek  wakaf,  terlepas  dari  barang
            tangankan.  Dalam  bahasa  Inggris,   objek  tertentu  tidak  menghilangkan   tersebut  sebagai  barang  bergerak
            wakaf dipadankan dengan foundation,   hak  kepemilikannya.  Pendapat  ini   atau  tidak  bergerak  dan  tidak  ada
            endowment, trust  dan  philanthropy  berbeda  dengan  Jumhur  ulama  yang   batasan waktu masa pemanfaatannya,
            (Monzer Kahf, 2000:54).            menyatakan  bahwa  hak  kepemilikan   baik untuk selamanya ataupun untuk
               Para  ulama  memberikan  de inisi   benda  wakaf  menjadi  hilang  setelah   masa tertentu.
            wakaf  dengan  berbagai  redaksi.   diwaka kan.                          Atas dasar kemanfaatan tersebut,
            Perbedaan  tersebut  bermuara  pada   Meskipun      terjadi   silang   Ibnu  Taimiyah  berpendapat  bahwa
            pemanfaatan  benda  wakaf  bagi    pendapat  mengenai  objek  wakaf,   objek  wakaf  dapat  saja  ditukar
            masyarakat umum dan terpeliharanya   Jumhur  ulama  sependapat,  bahwa   dengan  yang  lebih  baik  lagi  seperti
            benda  wakaf  tersebut.  Salah  satu   wakaf  untuk  masjid  menyebabkan   halnya  menukar  sebuah  hadiah.
            pengertian   wakaf   menyebutkan,   objek  wakaf  sepenuhnya  menjadi   Menurut Ibnu Taimiyah benda wakaf
            bahwa wakaf adalah bentuk kebaikan   hak  Allah,  sehingga  tidak  boleh   dapat  diganti  dengan  yang  lain
            tertentu  yang  diperuntukan  bagi   dipindahtangankan.  Mazhab  Malikiy-  apabilaterdapat dua alasan, yaituada
            masyarakat   luas,   dengan   tetap   yah lebih moderat, menurutnya benda   kebutuhan  yang  mendesak  dan  ada
            mempertahankan objeknya.           wakaf tetap menjadi hak wakif, tetapi   kepastian  bahwa  jika  benda/objek
               Menurut    mazhab    Malikiyah,   wakif tidak boleh mempergunakannya   wakaf  diganti  dengan  yang  lain,
            seseorang  dapat  saja  mewaka kan   secara komersial.                manfaat yang ditimbulkan akan lebih
            objek tertentu untuk selamanya atau   Objek  dan  masa  pemanfaatan   baik lagi (Sayyid Sabiq, III:265).




                                                                      MAJALAH PERADILAN AGAMA  Edisi 11 | April 2017  5
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12