Page 100 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2021
P. 100
Judul Aturan THR Belum Ada Titik Terang, Desakan pada Pengusaha Kian
Deras
Nama Media bisnis.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://ekonomi.bisnis.com/read/20210405/12/1376850/aturan-thr-
belum-ada-titik-terang-desakan-pada-pengusaha-kian-deras
Jurnalis Rahmad Fauzan
Tanggal 2021-04-05 18:04:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
positive - Adi Mahfud (Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional (Depenas)) Kemampuan
perusahaan pascapandemi Covid-19 menjadi pertimbangan utama yang dijadikan acuan dalam
menentukan THR tahun ini
Ringkasan
Pembahasan pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2021 yang masih berlangsung belum
menunjukkan perkembangan berarti. Namun, desakan bagi perusahaan agar membayar THR
secara penuh kian terasa. Terakhir, Menteri Koordinasi Perekonomian Airlangga Hartarto secara
terbuka meminta perusahaan membayar penuh.
ATURAN THR BELUM ADA TITIK TERANG, DESAKAN PADA PENGUSAHA KIAN DERAS
, JAKARTA - Pembahasan pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2021 yang masih berlangsung
belum menunjukkan perkembangan berarti.
Namun, desakan bagi perusahaan agar membayar THR secara penuh kian terasa. Terakhir,
Menteri Koordinasi Perekonomian Airlangga Hartarto secara terbuka meminta perusahaan
membayar penuh.
Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) Adi Mahfud mengatakan pihaknya belum
menerima laporan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) hasil dari pemeriksaan yang
dilakukan secara langsung ke perusahaan-perusahaan di Tanah Air.
Laporan tersebut dinilai vital lantaran kontennya mencakup informasi mengenai kondisi riil
perusahaan-perusahaan di Indonesia. Termasuk, informasi yang lebih spesifik bagaimana kondisi
riil dunia usaha Tanah Air; berapa banyak perusahaan yang mampu membayar, dan berapa
banyak yang tidak.
99

