Page 177 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2021
P. 177

Ringkasan

              Permintaan  Menteri  Koordinator  Perekonomian  Airlangga  Hartarto  yang  meminta  semua
              perusahaan membayar THR kepada pekerja tanpa dicicil, memantik perhatian pekerja di tengah
              persoalan THR 2020 yang belum selesai masalahnya hingga saat ini. Sekjen Organisasi Pekerja
              Indonesia (Opsi) Timboel Siregar mengatakan, alasan yang dikemukakan Airlangga itu adalah
              karena semua perusahaan sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah.



              SERUAN MENKO PEREKONOMIAN TENTANG THR TANPA DICICIL JADI PERHATIAN
              PEKERJA

              -  Permintaan  Menteri  Koordinator  Perekonomian  Airlangga  Hartarto  yang  meminta  semua
              perusahaan membayar THR kepada pekerja tanpa dicicil, memantik perhatian pekerja di tengah
              persoalan THR 2020 yang belum selesai masalahnya hingga saat ini.

              Sekjen  Organisasi  Pekerja  Indonesia  (Opsi)  Timboel  Siregar  mengatakan,  alasan  yang
              dikemukakan Airlangga itu adalah karena semua perusahaan sudah mendapatkan bantuan dari
              Pemerintah.

              Menurut Permenaker No. 6 tahun 2016 pengusaha wajib membayarkan THR pada H-7 kepada
              pekerja tanpa dicicil. Secara regulasi tidak ada ketentuan untuk menyicil THR.

              Surat  Edaran  (SE)  yang  dikeluarkan  Kementerian  Ketenagakerjaan  bukanlah  regulasi  yang
              mengikat.

              "Dalam SE tersebut Menteri Ketenagakerjaan hanya mengimbau saja. Jadi ada atau tidak ada
              SE sebenarnya THR harus dibayar tanpa dicicil," kata Timboel dalam siaran pers, Senin 5 April
              2021.

              Dikatakan, persoalan pembayaran THR yang terjadi tiap tahun tersebut tentunya harus menjadi
              perhatian  penuh  Pemerintah  khususnya  Kementerian  Ketenagakerjaan  cq.  Pengawas
              Ketenagakerjaan.

              Sebenarnya pada saat kondisi tidak ada pandemi Covid19 pun, seruan untuk membayar THR
              sering disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Ketua Apindo, Ketua Kadin, dan sebagainya di
              media-media.

              Namun ketika banyak pengusaha yang melanggar pembayaran THR, mereka yang menyerukan
              tersebut  tidak  meminta  pengawas  ketenagakerjaan  untuk  memproses  secara  hukum
              berdasarkan ketentuan yang ada dengan lebih tegas.

              Malah  Menteri  Ketenagakerjaan  dan  para  Gubernur  membiarkan  pengawas  ketenagakerjaan
              tidak memproses laporan pelanggaran THR yang dilakukan pengusaha, hingga akhirnya pekerja
              membawa pelanggaran hak normatif ini sebagai perselisihan ke pengadilan hubungan industrial.
              Menurut informasi, sampai saat ini masih banyak pekerja yang belum dibayar THR 2020 lalu,
              demikian juga yang sudah diperjanjikan untuk dicicil pun hingga saat ini cicilan THR -nya belum
              selesai.

              "Saya  kira  persoalan  utama  THR  sepanjang  tahun  termasuk  di  masa  pandemi  ini  ada  di
              Pemerintah  yakni  rendahnya  kinerja  Kementerian  Ketenagakerjaan  cq.  Pengawas
              Ketenagakerjaan," unar Timboel.





                                                           176
   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182