Page 182 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2021
P. 182

mendesak pembayaran tunjangan pada Hari Raya Idul Fitri 2021 dibayarkan secara penuh atau
              tidak  dicicil.  Sementara  itu,  data  Posko  pengaduan  THR  Kementerian  Ketenagakerjaan
              menunjukkan sebanyak 336 perusahaan diadukan oleh 453 pengaduan yang berasal dari pekerja
              pada  2020.  Perusahaan-perusahaan  tersebut  dilaporkan  karena  dianggap  melakukan
              pelanggaran pembayaran THR.

              Lebih terperinci, dari 453 pengaduan pembayaran THR tersebut, sebanyak 146 pengaduan akibat
              THR belum dibayarkan, 3 pengaduan THR belum disepakati, 78 pengaduan akibat THR terlambat
              bayar, dan 226 pengaduan akibat THR tidak dibayarkan.

              Said meminta Menteri Ketenagakrjaan Ida Fauziyah tidak lagi menerbitkan surat edaran yang
              mengizinkan perusahaan membayar tunjangan secara dicicil seperti yang terjadi pada tahun lalu.

              Apalagi,  tutur  Said,  Menteri  Koordiantor  Bidang  Perekonomian  Airlangga  Hartarto  telah
              mengimbau  perusahaan  untuk  menuntaskan  kewajiban  THR  untuk pekerjanya  secara  penuh
              lantaran pemerintah telah menggelontorkan berbagai stimulus.
              "Jadi antaran Menko Bidang Perekonomian dan Menteri Ketenagakerjaan silakan berunding,"
              ujar Said.

              Buruh  akan  menggelar  demo  menyatakan  sikap  protes  mereka  terhadap  perusahaan  dan
              menuntut pembayaran THR secara penuh pada 12 April mendatang.

              Sebanyak  10.000  buruh  yang  tergabung  dalam  KSPI  dan  serikat-serikat  pekerja  akan
              melancarkan  aksi  di  kantor-kantor  gubernur,  kantor  wali  kota,  kantor  bupati,  hingga  lokasi
              industri.

              Selain  secara  langsung,  demo  akan  dilakukan  melalui  saluran  virtual.  Said  mengatakan  ada
              puluhan ribu buruh dari 20 provinsi akan melaksanakan aksi secara bersamaan di ruang maya.
              Ia menjamin aksi demo akan memperhatikan protokol kesehatan. Jumlah pendemo turun ke
              lapangan pun akan mengikuti ketentuan aparatur.

              "Kami tidak akan melanggar ketentuan. Kami siap melakukan rapid antigen, mengikuti protokol
              kesehatan, memakai maskre, hand sanitizer, dan protokol lainnya," tegasnya.

              Ekonom  Institute  for  Development  of  Economics  and  Finance  (Indef)  Bhima  Yudhistira
              Adhinegara menilai pengusaha sudah bisa membayar THR penuh kepada pekerjanya menjelang
              Lebaran pada Mei mendatang.

              Menurut  dia,  sektor  industri  telah  kembali  bergairah  sejak  akhir  kuartal  I  2021.  Kondisi  itu
              ditunjukkan dengan meningkatnya indeks manufaktur atau purchasing managers index (PMI)
              yang telah menyentuh 53,2 sepanjang Maret 2021.

              "Kalau PMI manufaktur di atas level 50, artinya industri sudah mulai bergairah atau ekspansi,"
              ujar Bhima.
              Di samping itu, Bhima menyatakan asumsi pertumbuhan ekonomi pemerintah yang mencapai 5
              persen hingga akhir 2021 menunjukkan adanya indikator pemulihan perekonomian.

              Bila  ekonomi  dianggap  sudah  bangkit  kembali,  ia  berujar  pengusaha  harus  konsisten
              membayarkan haknya kepada buruh.

              Dengan  pembayaran  kewajiban  THR  secara  penuh,  pengusaha  disebut-sebut  justru  akan
              untung.  Sebab,  pembayaran  THR  akan  berimbas  pada  naiknya  daya  beli  pekerja  yang  akan
              memberikan efek langsung kepada peningkatan belanja.


                                                           181
   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187