Page 184 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2021
P. 184

tingkat  pusat,  34  gubernur,  416  bupati  dan  98  wali  kota  yang  tersebar  di  seluruh  wilayah
              Indonesia.
              Presiden Jokowi menginstruksikan agar semua pihak mengambil langkah yang diperlukan sesuai
              tugas  dan  wewenang  masing-masing  dalam  mendukung  implementasi  program  Jamsostek,
              seperti membuat regulasi pendukung termasuk pengalokasian anggaran masing-masing.

              Dalam  inpres  tersebut  presiden  menegaskan  bahwa  seluruh  pekerja  penerima  upah,  bukan
              penerima upah, Pekerja Migran Indonesia, serta pegawai pemerintah non aparatur sipil negara
              dan penyelenggara pemilu harus didaftarkan menjadi peserta BPJamsostek.

              Sedangkan  upaya penegakan  kepatuhan  kepada  badan  usaha  atau pemberi  kerja, termasuk
              menjatuhkan sanksi jika ada yang terbukti tidak patuh dalam mengimplementasikan program
              Jamsostek menjadi tugas jaksa agung yang juga termasuk sebagai pelaksana Inpres Nomor 2
              Tahun 2021 tersebut.

              Presiden Jokowi secara khusus juga meminta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia
              dan Kebudayaan (Menko PMK) untuk memberikan laporan pelaksanaan inpres secara berkala
              setiap enam bulan.

              Direktur  Utama  BPJamsostek  Anggoro  Eko  Cahyo  mengapresiasi  setinggi-tingginya  kepada
              Presiden  Joko  Widodo  serta  menyambut  baik  Inpres  ini  serta  akan  memastikan  seluruh
              jajarannya  untuk  berkoordinasi  secara  proaktif  juga  berkolaborasi  dengan  seluruh
              kementerian/lembaga  dan  pimpinan  daerah  serta  kejaksaan  agung  untuk  mengawal
              implementasinya.

              BPJamsostek segera bergerak mempersiapkan sistem administrasi, prasarana dan sarana yang
              dibutuhkan serta seluruh personil BPJamsostek untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dengan
              stakeholder di seluruh Indonesia.

              "Ini  pekerjaan  besar  bagi  kita  semua.  Kami  juga  memastikan  telah  menyelesaikan  semua
              pekerjaan rumah kami, seperti meningkatkan pelayanan dengan mengedepankan digitalisasi.
              Juga terus memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat, termasuk di dalamnya stakeholder
              pemerintahan," ujarnya.

              Anggoro menambahkan bahwa sosialisasi masif dipandang perlu karena pengetahuan mengenai
              Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan BPJamsostek sebagai lembaga penyelenggaranya harus
              terus dijaga konsistensinya.

              "Semoga dengan adanya Inpres ini dapat menjadi titik terang perkembangan jaminan sosial
              ketenagakerjaan yang menyeluruh dan merata bagi seluruh pekerja Indonesia dalam mencapai
              kesejahteraan," katanya. (CM).(ars).



















                                                           183
   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189