Page 189 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2021
P. 189
Buruh akan menggelar aksi demo menolak pembayaran THR dengan cara mencicil pada 12 April
2021. Said mengatakan aksi besar-besaran secara serentak berlangsung di 20 provinsi, seperti
DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bengkulu, Kepulauan Riau, Riau, Lampung,
Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi
Utara, Maluku, NTB, dan provinsi-provinsi lainnya.
Demo menuntut pembayaran THR penuh akan melibatkan puluhan ribu buruh dari lintas sektor.
Adapun aksi ini digelar secara hybirid atau campuran, baik secara langsung maupun saluran
virtual.
Said menuturkan, selama setahun, buruh telah mengalami dampak pandemi Covid-19, seperti
kehilangan pendapatan hingga pekerjaan. Berdasarkan data Serikat Pekerja Nasional atau SPN,
ada sebanyak 24.451 buruh diliburkan tanpa upah dan mengalami pemutusan hubungan kerja
atau PHK tanpa pesangon.
Sedangkan bagi buruh yang masih bekerja, sebanyak 10 ribu di antaranya tercatat belum
memperoleh pembayaran THR secara penuh akibat perusahaan masih menunggak. Imbas ini
diperkirakan akan lebih dirasakan oleh pekerja seumpama perusahaan kembali membayarkan
THR secara dicicil pada Lebaran kali ini.
Said tidak memungkiri banyak perusahaan di sektor tertentu, seperti pariwisata dan turunannya,
mengalami masalah keuangan karena usahanya nyaris lumpuh selama pandemi. Namun, bagi
perusahaan dalam kondisi likuiditas seret dan merugi itu, ia minta manajemen menyampaikan
laporan keuangan selama dua tahun dan melaporkannya kepada dinas ketenagakerjaan
setempat.
Selanjutnya, ia meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah kompak dalam memutuskan kebijakan pemberian THR.
Said berharap Ida tidak lagi mengeluarkan surat edaran yang mengizinkan perusahaan
membayar THR secara dicicil. "Jangan bersilat lidah Menko Perekonomian dan Menteri
Ketenagakerjaan," kata Said.
BACA: 54 Perusahaan Disebut Masih Punya Utang THR Lebaran 2020 FRANCISCA CHRISTY
ROSANA.
188

