Page 91 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 91
PERUSAHAAN DENGERIN NIH KATA AIRLANGGA: THR PEKERJA DIBAYAR FULL,
PALING LAMBAT H-7 LEBARAN
Perusahaan Dengerin Nih Kata Airlangga: THR Pekerja Dibayar Full, Paling Lambat H-7 Lebaran
Dita Angga Rusiana Senin, 19 April 2021 - 19:02 WIB loading.
Menko Airlangga menerangkan, THR untuk pekerja sudah ada SE Menaker No.
M/6/HK.04/IV/2021 dibayar secara penuh dan paling lama dibayarkan H-7. Foto/Dok JAKARTA -
Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, bahwa
pembayaran tunjangan hari raya (THR) menjadi salah satu pengungkit ekonomi. Lebih lanjut Ia
mengingatkan, kepada para pengusaha agar THR pekerja dibayar penuh dan paling lambat
dibayarkan seminggu sebelum lebaran.
"Nah sedangkan untuk pengungkit ekonomi, THR untuk pekerja sudah ada SE Menaker No.
M/6/HK.04/IV/2021 dibayar secara penuh dan paling lama dibayarkan H-7," katanya dalam
keterangan persnya, Senin (19/4/2021).
Dia mengatakan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) akan membentuk posko THR untuk
melakukan pengawasan. "Kemenaker akan membuat posko THR untuk memonitor," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mendorong agar swasta membayarkan
tunjangan hari raya (THR) bagi karyawannya. Hal ini disampaikan Jokowi di akun Instagramnya.
"Karena itulah, menjelang bulan Ramadhan ini, pemerintah mendorong pihak swasta untuk
memberikan tunjangan hari raya (THR) bagi para karyawannya. Hal ini mengingat sejumlah
fasilitas dan insentif kepada sejumlah sektor yang telah diberikan pemerintah," katanya dikutip
dari akun instagram @Jokowi, Kamis (8/4).
Sambung Airlangga menerangkan, bahwa saat ini pemerintah pun berusaha untuk mempercepat
penyaluran bantuan sosial (bansos). "Di saat yang sama, pemerintah mempercepat penyaluran
sejumlah bantuan dan perlindungan sosial," ungkapnya.
Menurutnya pembayaran THR dan penyaluran bantuan sosial akan memacu pertumbuhan
perekonomian nasional. "Pembayaran THR dan penyaluran bantuan dan perlindungan sosial ini
akan menggerakkan konsumsi masyarakat yang diharapkan akan memacu pertumbuhan
perekonomian nasional," ujarnya.
(akr).
90

