Page 264 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 NOVEMBER 2021
P. 264
Judul Jenazah TKW Terkatung-katung 1,5 Bulan di Taiwan, Anak Kerap
Menangis Tengah Malam
Nama Media kompas.com
Newstrend Pemulangan PMI Taiwan
Halaman/URL https://regional.kompas.com/read/2021/11/03/121014578/jenazah-
tkw-terkatung-katung-15-bulan-di-taiwan-anak-kerap-menangis-tengah
Jurnalis Kontributor Blitar, Asip Agus Hasani
Tanggal 2021-11-03 12:10:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Sumanto (Suami PMI) Walaupun istri saya itu asal Ponorogo, kami akan menguburkan
jenazahnya di Blitar, di rumah kami
negative - Sumanto (Suami PMI) Apalagi yang perempuan yang nomor dua itu, sering setiap
tengah malam terbangun lalu menangis teringat ibunya
negative - Sumanto (Suami PMI) Baru kemarin saya dapat telepon dari agen lagi, katanya
jenazah istri saya sudah siap diberangkatkan, tapi tinggal menunggu surat dari KJRI. Tapi enggak
tahu
negative - Sumanto (Suami PMI) Karena sudah keluar dari majikan jadi katanya gak ada
asuransinya. Enggak tahu, tapi katanya begitu
negative - Sumanto (Suami PMI) Saya juga tidak tahu pasti apakah gaji istri saya sudah
dibayarkan semua tapi yang paling penting jenazahnya dapat segera kami kuburkan disini
Ringkasan
Jenazah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Suprihatin (44) masih belum bisa
dipulangkan dari Taiwan ke Indonesia, meski telah meninggal sejak 1,5 bulan lalu. Hari Jumat,
tanggal 17 September 2021, sang suami, Sumanto menerima kabar, Suprihatin meninggal dunia
setelah dirawat di rumah sakit di Taiwan.
JENAZAH TKW TERKATUNG-KATUNG 1,5 BULAN DI TAIWAN, ANAK KERAP
MENANGIS TENGAH MALAM
Jenazah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Suprihatin (44) masih belum bisa
dipulangkan dari Taiwan ke Indonesia, meski telah meninggal sejak 1,5 bulan lalu. Hari Jumat,
263

