Page 45 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 45

Suhartono mengimbau semua masyarakat untuk berhati-hati dan waspada bujuk rayu untuk
              bekerja ke luar negeri dengan mudah. "Pastikan bahwa penempatan PMI keluar negeri melalui
              Dinas Ketenagakerjaan di Provinsi atau Kabupaten/Kota atau Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA)
              setempat," katanya di Jakarta, Minggu (10/1/2021).

              Sementara itu, Eva Trisiana, Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri
              menambahkan, bahwa permasalahan ini sering terjadi, maka perlu adanya peran dari seluruh
              stakeholders  untuk  melaporkan  kepada  Kemnaker  atau  Disnaker  setempat  jika  ada  proses
              penempatan PMI yang diketahui dilaksanakan bukan oleh P3MI dan prosesnya janggal dengan
              meminta uang administrasi berlebih atau dengan tawaran upah yang tinggi.

              Eva  juga  menekankan  bahwa  penempatan  PMI  sektor  domestik  ke  Negara  Qatar  yang
              merupakan Negara Timur Tengah masih dilarang dan ditutup sesuai Kepmenaker No. 260 Tahun
              2015 tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia pada Pengguna
              Perseorangan di Negara Kawasan Timur Tengah.

              Dalam  pemeriksaan  lanjutan,  diduga  PT.ATT/LPK  Syekh  Ahmed  Alfarouq  melakukan  aktifitas
              layaknya  Perusahaan  Penempatan  Pekerja  Migran  Indonesia  (P3MI),  padahal  diketahui  tidak
              memiliki SIP3MI melainkan hanya sebuah yayasan dengan nama yayasan Syekh Ahmed Alfarouq
              yang izinnya terdaftar sebagai organisasi di Bidang Sosial, Kemanusiaan dan Keagamaan.

              Sidak gabungan yang dipimpin oleh Kasubdit Perlindungan TKI Kemnaker, Muhammad Ridho
              Amrullah  dan  Kepala  Bidang  Penempatan  Disnaker  Provinsi  Jawa  Barat  sekaligus  sebagai
              anggota Tim Satgas Pelindungan PMI Jawa Barat Rudi Rudibillah mendapatkan informasi akan
              adanya pemberangkatan 21 orang calon PMI yang diduga akan bekerja secara non-prosedural
              ke negara Qatar pada pertengahan Januari 2021 dengan iming-iming untuk bekerja di restoran,
              hotel, cafe atau sebagai perawat.













































                                                           44
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50