Page 47 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 47

Dalam aturan Kepdirjen Nomor 3/100/PK.02.02/I/2021 yang ditetapkan di Jakarta pada Kamis
              (7/1), terdapat informasi mengenai 17 negara tujuan penempatan PMI beserta sektor dan skema
              penempatannya.

              Dirjen  Binapenta  dan  PKK  Kemnaker  Suhartono  meminta  seluruh  Perusahaan  Penempatan
              Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk tetap menjaga penerapan protokol kesehatan yang ketat
              pada  setiap  tahapan  proses  penempatan  PMI.  Hal  ini  sejalan  dengan  Keputusan  Menteri
              Ketenagakerjaan  Nomor  294  Tahun  2020  tentang  Pelaksanaan  Penempatan  Pekerja  Migran
              Indonesia Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

              Suhartono  menyampaikan  penempatan  PMI  Untuk  Kepentingan  Perusahaan  Sendiri  (UKPS)
              dapat dilakukan ke semua negara tujuan penempatan dan otoritas setempat, dengan syarat
              yang memperbolehkan masuknya tenaga kerja asing, dengan menyesuaikan penerapan protokol
              kesehatan yang ditetapkan oleh negara tujuan penempatan dan otoritas setempat.

              "Hal ini dilakukan untuk memastikan adanya pelindungan dan jaminan kesehatan bagi para PMI
              yang  bekerja  di  negara-negara  penempatan.  Untuk  perusahaan  yang  akan  melakukan
              penempatan PMI UKPS juga harus mendapatkan izin dari kementerian yang menyelenggarakan
              urusan  bidang  ketenagakerjaan,"  jelas  Suhartono  dalam  keterangan  tertulis,  Minggu
              (10/1/2021).

              Pada  kesempatan  yang  sama,  Kemnaker  juga  menerbitkan  Surat  Edaran  Menteri
              Ketenagakerjaan  Nomor  M/1/PK.02.03/I/2021  mengenai  Proses  Penempatan  Pekerja  Migran
              Indonesia (PMI) ke Jepang dan Taiwan.

              Suhartono menjelaskan untuk sementara Pemerintah Indonesia akan menutup penempatan PMI
              yang ke Jepang dan Taiwan. Hal ini disebabkan Pemerintah Jepang dan Otoritas Taiwan menutup
              penempatan PMI yang akan ditempatkan ke Jepang dan Taiwan.

              Meski demikian, Suhartono menambahkan bagi CPMI yang telah terdaftar dalam SISKO-BP2MI
              dapat tetap diproses penempatannya terbatas sampai dengan PMI tersebut mendapatkan E-
              KTKLN.

              "Sekali  lagi  pemerintah  meminta  kepada  seluruh  Perusahaan  Penempatan  Pekerja  Migran
              Indonesia (P3MI) untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat di setiap tahapan
              proses penempatan PMI, demi perlindungan dan kesehatan serta keselamatan para PMI di luar
              negeri," tegasnya.

              Sebagai informasi, terdapat beberapa daftar negara tujuan penempatan serta sektor dan skema
              penempatan yang disebut dalam aturan terbaru Kemnaker, di antaranya sebagai berikut.

              1. Hungaria dengan sektor pekerjaan industri permesinan atau mesin pendingin pada pemberi
              kerja berbadan hukum. Skema penempatan oleh Perusahaan Penempatan PMI (P to P) dan PMI
              Perseorangan.
              2.  Hongkong  dengan  sektor  PMI  yang  bekerja  pada  pemberi  kerja  perseorangan.  Skema
              penempatan oleh Perusahaan Penempatan PMI (P to P).

              3. Irak dengan semua sektor pada pemberi kerja berbadan hukum, kecuali sektor rumah tangga.
              Skema penempatan oleh Perusahaan Penempatan PMI (P to P) dan PMI Perseorangan.

              4.  Kerajaan  Arab  Saudi  dengan  semua  sektor  pada  pemberi  kerja  berbadan  hukum.  Skema
              penempatan oleh Badan Pelindungan PMI (G to G dan G to P); Penempatan oleh Perusahaan
              Penempatan PMI (P to P); dan PMI Perseorangan.




                                                           46
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52