Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 62

5.Korea  Selatan  dengan  semua  sektor  pada  pemberi  kerja  berbadan  hukum.  Adapun
              penempatan  oleh  Badan  Pelindungan  PMI  Pekerja  (G  to  G);  Penempatan  oleh  Perusahaan
              Penempatan PMI (P to P); dan PMI Perseorangan.

              6.Maladewa dengan sektor industri perhotelan, restoran, cafe, dan/atau spa pada pemberi kerja
              berbadan hukum. Adapun skema penempatan oleh Perusahaan Penempatan PMI (P to P) dan
              PMI Perseorangan.

              7.Nigeria  dengan  semua  sektor  pada  pemberi  kerja  berbadan  hukum.  Adapun  skema
              penempatan oleh Perusahaan Penempatan PMI (P to P).

              8.Persatuan Emirat Arab dengan semua sektor pada pemberi kerja berbadan hukum, kecuali
              sektor  rumah  tangga.  Adapun  skema  penempatan  oleh  Badan  Pelindungan  Pekerja  Migran
              Indonesia (G to G dan G to P); Penempatan oleh Perusahaan penempatan PMI (P to P);dan PMI
              Perseorangan.

              9.Polandia dengan semua sektor pada pemberi kerja berbadan hukum. Adapun penempatan oleh
              Badan Pelindungan PMI (G to G dan G to P) dan Penempatan oleh Perusahaan Penempatan PMI
              (P to P).

              10.  Qatar  dengan  smua  sektor  pada  pemberi  kerja  berbadan  hukum,  kecuali  sektor  rumah
              tangga.  Adapun  skema  penempatan  oleh  Badan  Pelindungan  PMI  (G  to  G  dan  G  to  P);
              Penempatan oleh Perusahaan Penempatan PMI (P to P); dan PMI Perseorangan.

              11.  Rusia  dengan  semua  sektor  pada  pemberi  kerja  berbadan  hukum.  Adapun  skema
              penempatan oleh Perusahaan Penempatan PMI (P to P) dan PMI Perseorangan.

              12.Singapura dengan semua sektor pada pemberi kerja berbadan hukum dan pemberi kerja
              perseorangan. Adapun skema penempatan oleh Perusahaan Penempatan PMI (P to P) dan PMI
              Perseorangan.

              13.  Swedia  dengan  semua  sektor  pada  pemberi  kerja  berbadan  hukum.  Adapun  skema
              penempatan oleh Perusahaan Penempatan PMI (P to P) dan PMI Perseorangan.

              14.  Swiss  dengan  semua  sektor  pada  pemberi  kerja  berbadan  hukum.  Adapun  skema
              penempatan oleh Perusahaan Penempatan PMI (P to P) dan PMI Perseorangan.

              15.  Turki  dengan  sektor  industri  perhotelan,  restoran,  cafe,  dan/atau  spa  (hospitality)  pada
              pemberi  kerja  berbadan  hukum.  Adapun  skema  penempatan  oleh  Perusahaan  Penempatan
              PMIekerja (P to P) dan PMI Perseorangan.

              16. Zambia dengan sektor pertambangan pada pemberi kerja berbadan hukum. Adapun skema
              penempatan  oleh  Perusahaan  Penempatan  Pekerja  Migran  Indonesia  (P  to  P)  dan  PMI
              Perseorangan.

              17.  Zimbabwe  dengan  sektor  pertambangan  pada  pemberi  kerja  berbadan  hukum.  Adapun
              skema penempatan oleh perusahaan penempatan PMI (P to P) dan PMI Perseorangan.














                                                           61
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67