Page 477 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 477
Judul Masih Ada Perusahaan Belum Lapor Upah Asli Pekerja Penerima
Subsidi Gaji
Nama Media merdeka.com
Newstrend Santunan Pegawai Swasta
Halaman/URL https://www.merdeka.com/uang/masih-ada-perusahaan-belum-lapor-
upah-asli-pekerja-penerima-subsidi-gaji.html
Jurnalis Intan Umbari Prihatin
Tanggal 2020-08-10 16:59:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Agus Susanto (Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan) Kami sisir, kami dapat data baru
kami sampaikan kepada perusahaan. Memang kami sadari ada beberapa perusahaan yang belum
laporkan seluruh peserta atau karyawan dan tidak melaporkan upah sebenarnya. Saat ini adalah
waktu yang tepat untuk kita melakukan pembenahan dan transformasi
positive - Agus Susanto (Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan) Kita harus patuh dan taat
hukum, sehingga kami minta seluruh perusahaan untuk pastikan bahwa yang diberikan sesuai
dengan upah
positive - Agus Susanto (Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan) Kami sedang kumpulkan untuk
dorong para perusahaan dan HRD untuk segera laporkan rekening bank kepada BPJS agar kami
punya waktu untuk validasi berikutnya
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kami bersepakat, jumlah calon penerima
ditingkatkan, menjadi 15.725.232 orang dari semula 13.870.496 orang dengan demikian
anggaran bantuan pemerintah untuk subsidi upah ini mengalami kenaikan menjadi, Rp 37,7
triliun dari semula, Rp 33,1 triliun
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Dibuktikan dengan noker kartu kepesertaan,
dan peserta membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah 5
juta sesui upah yang dilaporkan kepada BPJS ketenagakerjaan
Ringkasan
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek Agus Susanto menjelaskan calon
penerima bantuan subsidi gaji dari seluruh sektor industri. Namun saat ini, masih ada beberapa
perusahaan yang belum melaporkan seluruh peserta terkait upah sebenarnya.
476

