Page 704 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 704

Judul               Hanya 40 Persen Pekerja Formal di Indonesia yang Dapat Insentif Rp
                                    600 Ribu Per Bulan, Ini Alasannya
                Nama Media          jabar.tribunnews.com
                Newstrend           Santunan Pegawai Swasta
                Halaman/URL         https://jabar.tribunnews.com/2020/08/10/hanya-40-persen-pekerja-
                                    formal-di-indonesia-yang-dapat-insentif-rp-600-ribu-per-bulan-ini-
                                    alasannya
                Jurnalis            Muhamad Syarif Abdussalam
                Tanggal             2020-08-10 08:40:24
                Ukuran              0

                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif


              Narasumber



              Ringkasan

              Pemerintah akan menjalankan program subsidi gaji bagi pekerja dengan upah di bawah 5 juta.
              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  berharap, program  yang  akan berjalan  September  ini
              mampu menjaga daya beli dan kesejahteraan pekerja.



              HANYA 40 PERSEN PEKERJA FORMAL DI INDONESIA YANG DAPAT INSENTIF RP
              600 RIBU PER BULAN, INI ALASANNYA

              Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam  TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  -
              Menteri  Ketenagakerjaan  RI,    Ida  Fauziyah    ,  mengatakan,  dari  semua  pekerja  formal  di
              Indonesia,  hanya  sekitar  40  persen  yang  mengasuransikan  pekerjaannya  melalui  Badan
              Penyelenggara  Jaminan  Sosial  Kesehatan  (BPJS)  Ketenagakerjaan.  Merekalah  yang  akan
              mendapat  insentif  gaji dari pemerintah sebesar Rp 600 ribu per bulan, selama empat bulan.
              "Maksudnya pemerintah ini adalah mendorong pekerja mengasuransikan pekerjaannya melalui
              BPJS Ketenagakerjaan  . Program ini diberikan kepada mereka sebagai bentuk apresiasi,  reward
              kepada mereka yang sudah memercayakan kepersertaannya ke  BPJS Ketenagakerjaan  ," kata
              Ida di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jabar, Minggu (9/8/2020).

              Ida  mengatakan,  dengan  adanya    insentif    gaji  ini,  akan  membuat  pekerja  yang  belum
              mendaftarkan  dirinya  dalam  kepesertaan    BPJS  Ketenagakerjaan    semakin  sadar  akan
              pentingnya asuransi tersebut.
              "Dengan demikian mesti ada bedanya dong, apa bedanya menjadi peserta BPJS Kenagakerjaan
              dan  yang  tidak.  Bedanya  adalah  dalam  kondisi  sulit  seperti  ini,  mereka  ada  manfaatnya,
              pemerintah memberikan subsidi gaji kepada mereka," katanya.

                                                           703
   699   700   701   702   703   704   705   706   707   708   709