Page 708 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 708
Judul 2,14 Juta Pekerja Terdampak Covid-19, Jabar Tertinggi
Nama Media swa.co.id
Newstrend Dampak Virus Corona
Halaman/URL https://swa.co.id/swa/trends/214-juta-pekerja-terdampak-covid-19-
jabar-tertinggi
Jurnalis Vina Anggita
Tanggal 2020-08-10 07:10:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Tentu dengan kondisi dan tantangan ketenagakerjaan di
Provinsi Jawa Barat ini perlu untuk segera ditindaklanjuti sesegera mungkin agar kita bisa tekan
laju dampak Covid-19 ini kedepannya
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Subsidi upah diberikan sebesar Rp600 ribu per
bulan selama empat bulan dan akan diberikan per dua bulan sekali. Artinya, satu kali pencairan,
pekerja akan menerima uang subsidi sebesar Rp1,2 juta
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya mengajak kepada Bapak/Ibu Kadisnaker
Kab/Kota untuk bersama sama gotong royong dan menjaga soliditas moral sosial guna serius
dalam penanganan dan pemulihan disektor ketenagakerjaan yang ada di Jawa Barat
Ringkasan
Hingga 31 Juli 2020, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI mencatat, total pekerja
formal maupun informal yang terdampak Covid-19 mencapai lebih dari 3,5 juta orang. Dari
jumlah tersebut, data yang sudah di-cleansing kemnaker dengan BPJS Ketenagakerjaan
mencapai 2.146.667 orang (yang terdata by name by address).
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengungkapkan, Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi
dengan tenaga kerja yang terdampak imbas dari Covid-19 paling banyak. Menurut data yang
dihimpun Kemnaker dengan bantuan dari Disnaker Pemda, hingga 31 Juli 2020, pekerja formal
maupun informal yang terdampak Covid-19 di Provinsi Jawa Barat mencapai lebih dari 342.772
orang pekerja.
2,14 JUTA PEKERJA TERDAMPAK COVID-19, JABAR TERTINGGI
H ingga 31 Juli 2020, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI mencatat, total pekerja
formal maupun informal yang terdampak Covid-19 mencapai lebih dari 3,5 juta orang. Dari
707

