Page 711 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 711

Selama ini mereka tidak masuk skema bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah. Hal tersebut
              disampaikan Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi KkonomiNasion-al Budi Gunadi Sadikin
              dalam paparannya di kantorpresiden, kemarin.

              Dia  menjelaskan,  pemerintah  sudah  mengeluarkan  bantuan  sosial  untukberbagai  segmen
              masyarakat. Khususnya untuk 29 juta keluarga paling miskin atau setara 120 juta penduduk.
              Lewat program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, bansos tunai, bansos desa, dan lainnya.

              Bagi  mereka  yang  terkena  PHK,  disediakan  stimulus  berupa  program  kartu  prak-eija  hingga
              padat karya tunai. "Ada satu segmen yang masih kita lihat perlu diberi bantuan," terangnya.

              Yakni, tenaga kerja formal yang masih bekerja di perusahaan dan membayar iuran BPJamsostek,
              tetapi kondisi peru-sahaannyakurangbaik. Karena itu, sebagian dipotong gajinya.

              Para karyawan tersebut selama ini tidak bisa mendapat bantuan karena tidak masuk kriteria.
              Mereka  bukan  kelompok  rumah  tangga  miskin,  j  uga  bukan  kelompok pekerja  yang  di-PHK.
              Padahal,  mereka  juga  membutuhkanbantuankarena  gajinya  dipotong.  'Dan  orang-orang  di
              segmen ini cukup banyak,' lanjut wakil menteri BUMN ke-2 itu.

              Pihaknya  kemudian  bekerja  sama  dengan  BPJamsostek  untuk  menyisir  data  para  karyawan
              tersebut. Hasilnya, didapati 13,8 juta karyawan dengan nilai iuran di bawah Rp 150 ribu. Artinya,
              pendapatan  mereka  di  bawah  Rp  5  juta  per  bulan.  "Sebagian  besar  di  antara  mereka
              berpendapatan Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per bulan," tuturnya.

              Dia  memastikan,  tidak  ada  di  antara  13,8  juta  karyawan  itu  yang  berstatus  PNS  ataupun
              karyawan BUMN. Sebab, tidak ada instansi pemerintah maupun BUMN yang sampai memotong
              gaji para karyawannya.

              Bantuan sebesar Rp600ribu perbulan itu akan diberikan secara tunai dalam dua tahap. Tahap
              pertama diberikan di kuartal III atau September mendatang. Kemudian, tahap kedua di kuartal
              IV.  Bisa  November  atau  Desember.  Semuan-ya  langsung  masuk  ke  rekening  tenaga  kerja
              masing-masing.

              Satgas bersama  BPJamsostek  dalam  dua  pekan ke  depan  mengumpulkan  dan  memverifikasi
              nomor rekening setiap pekerja. Itu dilakukan untuk kepentingan pencairan dana karena akan
              langsung ditransfer via rekening. Tidak melalui perusahaan mas-ing-masing.

              Budi  memastikan,  data  13,8  juta  tenaga  kerja  itu  lengkap  dan  valid.  Sebab,  besaran  iuran
              bulanan  mereka  tercatat  dengan  baik  di  BPJamsostek.  Dengan  demikian,  nama  pekerja,
              perusahaan  tempat  bekerja,  dan  masa  kerjanya  terdata  dengan  baik  Selama  karyawan  itu
              membayar iuran BPJamsostek di bawah Rp 150 ribu per bulan, dipastikan pekerja tersebut akan
              mendapat bantuan.

              Bantuan itu akan memperkecil gap dengan mereka yang tidak menerima bantuan subsidi gaji.
              Sebab,     mereka      yang      bukan      kelompok      peneri-mabantuanituhampirpastisu-
              dahmasukdikelompokpener-ima  bantuan  lainnya.  "Hampir  semua  segmen  sudah  diberikan,
              sudah tersentuh oleh pro-grambantuanpemerintahyang lain," imbuhnya.

              Di  tempat  terpisah,  Deputi  Direktur  Bidang  Hubungan  Masyarakat  dan  Antar-Lem-baga
              BPJamsostek Irvansyah Utoh Banja mengungkapkan, pihaknya kini sedang mengumpulkan data
              nomor  rekening  peserta  yang  memenuhi  kriteria  program  subsidi  gaji  itu.  Pengumpulan
              dilakukan melalui kantor cabang di seluruh Indonesia.

              Dia berharap para pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja bisa proaktif menyampaikan
              data nomor rekening yangdimaksud. "Tentunyabagi yang sesuai skema dan kriteria pemerintah,"
              ujarnya.

                                                           710
   706   707   708   709   710   711   712   713   714   715   716