Page 494 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 494

Sementara,  mengenai  ketentuan  waktu  kerja  dan  waktu  istirahat,  Ida  memastikan  bahwa
              keduanya tetap diatur seperti UU eksisting. Meski, ada penambahan ketentuan baru mengenai
              pengaturan waktu kerja dan waktu istirahat pada sektor usaha dan pekerjaan tertentu

              "Hal  ini  untuk  mengakomodir  tuntutan  perlindungan  pekerja/buruh  pada  bentuk-bentuk
              hubungan kerja dan sektor tertentu yang di era ekonomi digital saat ini berkembang secara
              dinamis," papar Ida.

              Untuk  penetapan  upah  minimum,  diakuinya,  terdapat  penegasan  variabel  dan  formula
              berdasarkan  pertumbuhan  ekonomi  dan  inflasi.  Sayangnya,  ia  tidak  merinci  konsep
              perhitungannya.  Namun,  dia  memastikan,  bahwa  ketentuan  mengenai  upah  minimum
              kabupaten/kota tetap dipertahankan. Di samping itu, RUU Ciptaker juga mengatur ketentuan
              pengupahan  bagi  sektor  usaha  mikro  dan  kecil  untuk  memperkuat  perlindungan  upah  bagi
              pekerja/buruh serta meningkatkan pertumbuhan di sektor tersebut.

              Perlindungan  lain  yang  diberikan  dalam  RUU  Ciptaker  ini  adalah  ketika  pekerja/buruh
              menghadapi proses pemutusan hubungan kerja (PHK). Dalam RUU ini tetap mengatur ketentuan
              mengenai persyaratan dan tata cara PHK. Selain itu, RUU ini juga memberikan ruang bagi serikat
              pekerja/serikat buruh dalam memperjuangkan kepentingan anggotanya yang sedang mengalami
              proses PHK.

              "RUU  Cipta  Kerja  juga  semakin  mempertegas  pengaturan  mengenai  'upah  proses'  bagi
              pekerja/buruh selama PHK masih dalam proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial,
              sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (incraht)," tegasnya. Hal ini
              sebagaimana amanat Putusan MK Na37/PUU-IX/2011.

              Kemudian dalam rangka memberikan jaminan sosial bagi pekerja/ buruh yang mengalami PHK,
              RUU Ciptaker juga mengatur ketentuan mengenai program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
              di mana, manfaatnya berupa uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja. "RUU
              Cipta  Kerja  tetap  mengatur  hak-hak  dan  perlindungan  bagi  pekerja/buruh  sebagaimana
              peraturan  perUndang-undangan  eksisting  dan  selanjutnya  akan  diatur  dalam  Peraturan
              Pemerintah yang baru," katanya.

              Ia pun mengajak seluruh pihak untuk mau duduk bersama menyempurnakan peraturan turunan
              dari  RUU  ini  nantinya.  Sehingga,  perlindungan  terhadap  pekerja/  buruh  benar-benar  bisa
              ditegakkan, (lum/mia/jpg)
              caption : GELAR AKSI: Sejumlah buruh yang tergabung dalam Persaudaraan Pekerja Muslim
              Indonesia (PPMI) melakukan aksi jalan kaki di Jalan Raya Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor,
              Jawa Barat, Selasa (6/10/2020). Aksi turun ke jalan itu merupakan bentuk penolakan Undang-
              Undang Cipta Kerja yang sudah disahkan oleh DPR pada Senin (5/10/2020).

              PROTES: Buruh melakukan protes di kawasan MM 2100, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Seiasa
              (6/10/2020). Aksi mogok kerja dari tanggal 6-8 Oktober tersebut akibat pengesahan UU Cipta
              Kerja oleh DPR RI.















                                                           493
   489   490   491   492   493   494   495   496   497   498   499