Page 605 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 605

Judul               PB PMII Instruksikan Anggotanya Gelar Aksi Penolakan Omnibus Law
                Nama Media          jawapos.com
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://www.jawapos.com/nasional/07/10/2020/pb-pmii-instruksikan-
                                    anggotanya-gelar-aksi-penolakan-omnibus-law/
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2020-10-07 09:40:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              negative  -  Agus  Mulyono  Herlambang  (Ketua  Umum  Pengurus  Besar  Pergerakan  Mahasiswa
              Islam  Indonesia  (PB  PMII))  Untuk  itu,  PB  PMII  menolak  keras  UU  Cipta  Kerja  dan
              mengintruksikan PMII di seluruh Indonesia untuk melakukan aksi penolakan UU Cipta Kerja

              positive - Agus Mulyono Herlambang (Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam
              Indonesia  (PB  PMII))  cetus  Agus.  UU  Cipta  Kerja,  sambung  Agus,  akan  mengubah  banyak
              tatanan  kehidupan  perekonomian  daerah  dan  nasional.  Serta  juga  akan  berdampak  pada
              perubahan ekonomi keuangan individu rakyat. Dalam proses pembentukannya, produk legislasi
              itu dinilai tidak partisipatif dan eksklusif. Seharusnya, proses pembuatannya dilakukan dengan
              para  pekerja  untuk  menyerap  aspirasi  pihak  pekerja  yang  diatur.  ''Proses  pembentukannya
              melanggar prinsip kedaulatan rakyat sesuai Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 dan tidak mencerminkan
              asas  keterbukaan  sesuai  Pasal  5  UU  No.  12  Tahun  2011  tentang  Pembentukan  Peraturan
              Perundang-Undangan. Terlebih, pembentukan dan pengesahannya dilakukan ditengah pandemi
              Covid-19

              negative  -  Agus  Mulyono  Herlambang  (Ketua  Umum  Pengurus  Besar  Pergerakan  Mahasiswa
              Islam Indonesia (PB PMII)) beber Agus. Menurut Agus, DPR dan Pemerintah tidak pro terhadap
              rakyat  kecil  khsusunya  buruh,  sebab  terdapat  beberapa  pasal-pasal  bermasalah  dan
              kontroversial yang ada didalam Bab IV Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja. Sejumlah pasal-pasal
              bermasalah  tersebut  diantaranya  Pasal  59  terkait  kontrak  tanpa  batas;  Pasal  79  hari  libur
              dipangkas; Pasal 88 mengubah terkait pengupahan pekerja; Pasal 91 aturan mengenai sanksi
              bagi pengusaha yang tidak membayarkan upah sesuai ketentuan dihapus lewat UU Cipta Kerja;
              Pasal  169  UU  Cipta  Kerja  menghapus  hak  pekerja  atau  buruh  mengajukan  permohonan
              pemutusan hubungan kerja (PHK), jika merasa dirugikan oleh perusahaan. ''PB PMII merasa
              miris DPR dan Pemerintah akan memperkecil kemungkinan pekerja WNI untuk bekerja, karena
              UU  Cipta  Kerja  mengapus  mengenai  kewajiban  mentaati  ketentuan  mengenai  jabatan  dan
              kompetensi bagi para Tenaga Kerja Asing (TKA). Dengan disahkannya UU Cipta Kerja, TKA akan
              lebih mudah masuk karena perusahaan yang mensponsori TKA hanya membutuhkan Rencana
              Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), tanpa izin lainnya

              negative  -  Agus  Mulyono  Herlambang  (Ketua  Umum  Pengurus  Besar  Pergerakan  Mahasiswa
              Islam  Indonesia  (PB  PMII))  PB  PMII  sangat  kecewa  UU  Cipta  Kerja  menghilangkan  point

                                                           604
   600   601   602   603   604   605   606   607   608   609   610