Page 46 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 AGUSTUS 2021
P. 46
BARU TERDAFTAR BPJAMSOSTEK 2 BULAN, TETAP TERIMA SANTUNAN KEMATIAN
RP42 JUTA
BPJS Ketenagakerjaan atau dikenal BPJAMSOSTEK Cabang Semarang Pemuda menyerahkan
santunan kepada ahli waris dari Muhsinin sebesar Rp42 juta meskipun almarhum baru 2 bulan
terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan dan meninggal pada Juni 2021 akibat
sakit Leukimia.
Santunan secara simbolis diserahkan Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Semarang Pemuda
Teguh Wiyono dan diterima Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY
Sugeng Satrio Prayitno di Kantor BBPJN setempat, Senin.
Teguh menjelaskan meski baru dua bulan terdaftar, santunan tetap wajib diberikan dengan
jumlah sama, sebab almarhum telah tercatat sebagai peserta yang membayar iuran BPJS
Ketenagakerjaan.
"Almarhum telah terdaftar membayar iuran, sejak itulah perlindungan BPJS ketenagakerjaan
dimulai, sehingga tidak melihat berapa lama yang bersangkutan menjadi peserta, tetapi yang
penting pada saat terdaftar yang bersangkutan masih aktif sehingga kalau ada risiko, hak-haknya
masih bisa disalurkan BPJAMSOSTEK kepada ahli warisnya," kata Teguh.
Santunan diserahkan BPJAMSOSTEK Cabang Semarang Pemuda melalui pihak BBPJN untuk
disalurkan kepada ahli waris, Siti Rochmah yang merupakan ibu kandung almarhum.
"Kondisi pandemi ini untuk santunan kematian memang meningkat hampir dua kali lipat
dibandingkan kondisi biasa," kata Teguh.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Sugeng Satrio Prayitno
mengucapkan terima kasih kepada BPJAMSOSTEK Semarang Pemuda atas santunan yang
disalurkan terhadap ahli waris dari Muhsinin yang merupakan karyawan non-ASN BBPJN yang
meninggal dunia sebab sakit yang diderita.
Sugeng menegaskan pihaknya senantiasa memfasilitasi karyawannya dalam pemenuhan hak-
haknya termasuk dalam hal pengurusan BPJS Ketenagakerjaan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJAMSOSTEK Semarang Pemuda atas terlaksananya
santunan terhadap anggota kami yang meninggal dunia karena sakit, sehingga ke depan bisa
menjadi kesadaran bagi pekerja untuk mengikuti program BPJAMSOSTEK," kata Sugeng.
45

