Page 119 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 119
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kami akan mendengarkan laporan dari Tim
Kerja Depenas dan Badan Pekerja Tripartit Nasional. Setelah itu baru akan dikeluarkan ketentuan
melalui Surat Edaran THR
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Tentu saja secara umum kami sampaikan
bahwa THR itu adalah kewajiban pengusaha yang dibayarkan kepada pekerja. Ini adalah
pendapatan nonupah yang biasanya diberikan pada saat-saat momentum Hari Raya Keagamaan
Ringkasan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto
mengingatkan agar perusahaan swasta membayarkan Tunjangan Hari Raya ( THR ) kepada para
pekerja menjelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H. Menurutnya, THR wajib dibayar karena
pemerintah sendiri sudah menggelontorkan stimulus dan relaksasi untuk dunia usaha. Menaker
Ida menjelaskan, pembahasan THR dilakukan salah satunya oleh Tripartit Nasional. Lembaga ini
melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, dan pekerja/buruh.
THR DIBAYAR, BAKAL ADA RP 215 TRILIUN UANG YANG BEREDAR DI
MASYARAKAT
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto
mengingatkan agar perusahaan swasta membayarkan Tunjangan Hari Raya ( THR ) kepada para
pekerja menjelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H.
Menurutnya, THR wajib dibayar karena pemerintah sendiri sudah menggelontorkan stimulus dan
relaksasi untuk dunia usaha.
"Dalam tadi rapat disampaikan bahwa salah satu untuk mendorong konsumsi menjelang Lebaran
adalah pemberian THR kepada karyawan. Ini disampaikan, sudah waktunya pihak swasta
memberikan THR karena berbagai kegiatan sudah diberikan," ujar Airlangga dalam keterangan
pers, Rabu (7/4/2021).
Lanjutnya, dengan adanya pembayaran THR, maka dana beredar di pasar akan bertambah Rp
215 triliun.
Pemerintah sendiri telah menggelontorkan banyak stimulus untuk dunia usaha. Airlangga
mencontohkan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) di awal tahun. Kemudian,
pemerintah juga menanggung PPN pembelian properti.
Dampak dari kebijakan ini, katanya, ialah terciptanya peningkatan penjualan baik di sektor
otomotif maupun properti. Oleh karenanya, tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak
membayar THR karyawannya.
"Pemerintah mendorong agar perusahaan itu membayar THR karena pemerintah sudah
memberikan fasilitas, PPnBM, PPN," ujarnya.
Pemerintah terus berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah
kondisi pandemi Covid-19. Salah satunya mendorong permintaan atau konsumsi dalam negeri.
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hattarto mengatakan, untuk mendorong konsumsi
dalam negeri pada saat menjelang Lebaran adalah pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Untuk
itu, dia pun meminta seluruh perusahaan untuk membagikan THR tepat waktu dan sesuai
dengan jumlah yang dibayarkan.
118

